Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:26 WIB
Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah
Ilustrasi penemuan jenazah. [suara.com/Yunita Susan]
  • Siswa kelas IV SD berinisial YBS (10) meninggal dunia di pohon cengkeh Dusun Sawasina, NTT pada 29 Januari 2026.
  • Tragedi ini dipicu penolakan ibu korban membelikan buku tulis karena kesulitan ekonomi sehari sebelumnya.
  • Rocky Gerung menilai peristiwa ini menunjukkan kegagalan negara dalam memenuhi hak dasar pendidikan rakyat.

Suara.com - Kabar duka yang menyayat hati datang dari Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seorang siswa kelas IV SD berinisial YBS (10), ditemukan meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya di sebuah pohon cengkeh, Kamis (29/1/2026).

Tragedi ini memicu reaksi publik yang luas, termasuk dari pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung, yang menilai peristiwa ini sebagai bukti kegagalan negara dalam menyediakan hak dasar bagi rakyatnya.

Peristiwa memilukan ini bermula dari permintaan sederhana. Sehari sebelum kejadian, YBS yang menginap di rumah ibunya sempat meminta dibelikan buku tulis dan pulpen untuk keperluan sekolah.

Namun, himpitan ekonomi membuat sang ibu terpaksa menolak permintaan tersebut karena tidak memiliki uang.

Dari kejadian ini Rocky Gerung menilai ada kontradiksi yang sangat menyakitkan antara ambisi besar pemerintah di tingkat makro dengan realitas kemiskinan di tingkat akar rumput.

"Siapapun yang membayangkan kejadian itu pasti menemukan ada yang salah di dalam syarat-syarat bangsa memelihara peradaban. Ada yang salah dengan kebijakan pemerintah di dalam memastikan keadilan sosial," ujar Rocky Gerung dalam kanal Youtube Rocky Gerung Official, pada Selasa (3/2/2026).

Rocky Gerung menyentil bagaimana pemerintah sering kali membanggakan pertumbuhan ekonomi di angka 6, 7, hingga 8 persen di forum internasional, namun gagal menyediakan satu buah buku tulis untuk anak di pelosok negeri.

“Buku tulis adalah hak dia yang seharusnya disediakan oleh negara. Buku tulis adalah kemampuan seseorang untuk memperlihatkan bahwa dia berniat untuk menjadi pemimpin di masa depan, menjadi berguna bagi bangsa, menjadi seseorang yang terdidik tanpa dia harus mengatakan bahwa dia ingin memperoleh bonus demografi,” tegasnya

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut bahwa peristiwa YBS merupakan tamparan keras bagi "solidaritas kemanusiaan" bangsa Indonesia.

Di tengah perbincangan isu-isu besar seperti IHSG dan pertumbuhan ekonomi, publik diingatkan bahwa ada jurang pemisah yang berujung pada penderitaan nyata.

"Publik akhirnya disadarkan bahwa ada hal kecil yang membuat kita mengingat bahwa human solidarity tak lagi berkemah di dalam upaya kita menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera," lanjutnya.

Menurut Rocky Gerung, analisis makro ekonomi atau psikologi hanya bisa menjelaskan apa yang sudah terjadi, namun gagal untuk mencegah niat seorang anak untuk menyerah pada hidupnya.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak dasar ini seharusnya menjadi tanggung jawab mutlak pemerintah daerah dan pusat untuk memastikan tidak ada lagi nyawa yang hilang hanya karena keterbatasan alat tulis.

CATATAN REDAKSI: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi bunuh diri tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi HOTLINE Telepon Darurat 119 ext. 8 atau WA +62 813-8007-3120 untuk konsultasi ringan dan curhat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Bertemu Langsung Sampai Sekarang, Ressa Rizky Rossano Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed

Belum Bertemu Langsung Sampai Sekarang, Ressa Rizky Rossano Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:19 WIB

Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia

Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia

Sport | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:19 WIB

Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka

Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka

Sport | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:15 WIB

3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi

3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:12 WIB

Begini Cara Mengakses Dokumen Epstein Resmi, Lengkap 3 Juta Halaman

Begini Cara Mengakses Dokumen Epstein Resmi, Lengkap 3 Juta Halaman

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB