Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu

Bangun Santoso

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:12 WIB
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
Politikus sekaligus aktivis Syahganda Nainggolan dalam kanal Youtube Bambang Widjojanto. (bidik layar video)
baca 10 detik
  • Syahganda Nainggolan menilai Presiden Prabowo fokus pada visi geopolitik membawa Indonesia setara negara adidaya dunia.
  • Pidato Prabowo terbaru kerap menonjolkan narasi sejarah, merujuk tokoh Majapahit dan perjuangan anti-kolonialisme modern.
  • Mantan Presiden Jokowi diduga tidak lagi menjadi prioritas strategis dalam pengambilan keputusan besar di era Prabowo.

Suara.com - Politikus sekaligus aktivis Indonesia Syahganda Nainggolan menilai Presiden Prabowo Subianto kini tengah bertransformasi menjadi pemimpin dengan visi historis dan geopolitik yang besar.

Di sisi lain, Syahganda menyebut sosok mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemungkinan besar tidak lagi menjadi pertimbangan utama dalam lingkaran strategis Prabowo.

Menurut Syahganda, Prabowo saat ini sedang fokus pada upaya membawa Indonesia keluar dari zona "negara lapis kedua" menuju jajaran negara yang super power untuk bersanding dengan Amerika Serikat, China, dan Rusia.

"Dalam suasana berpikir yang sangat besar seperti ini, menurut saya orang-orang seperti Jokowi itu mungkin tidak pernah lagi dipikirkan oleh Prabowo," ujar Syahganda dalam kanal Youtube Bambang Widjojanto, pada Rabu (4/2/2026).

Dirinya juga menyoroti isi pidato-pidato terbaru Prabowo, salah satunya di Sentul saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, yang dinilai sangat kental dengan narasi sejarah dan nasionalisme.

Ia mencatat bagaimana Prabowo menarik garis historis dari kejayaan Majapahit, Gajah Mada, hingga perjuangan Pangeran Diponegoro untuk menghadapi tantangan kolonialisme modern dan guncangan politik global.

"Dia sering mengatakan bahwa dia adalah keturunan langsung dari Diponegoro dan dia bicara tentang kolonialisme oleh bangsa asing itu kan dia menarik sejarah ke mana situs-situs Majapahit, situs Bung Tomo punya radio apa namanya, dan lain-lain," ungkapnya.

Sebaliknya, Syahganda melihat posisi Jokowi kian meredup di era kepemimpinan Prabowo. Ia menduga ada kekhawatiran di lingkaran Jokowi karena tidak lagi dilibatkan dalam pengambilan keputusan strategis yang bersifat makro.

"Mungkin Jokowi atau orang-orang yang masih ikut Jokowi stres lihat Prabowo ya kan kok kita nggak diajak lagi ya, kan nggak pernah lagi diajak ikut mikir,” katanya.

baca juga

Ia juga membandingkan panggung yang dimiliki kedua tokoh tersebut. Menurutnya, Prabowo memiliki legitimasi intelektual dan dukungan luas, terbukti dengan kehadirannya di depan ribuan profesor dan tokoh-tokoh agama di Istana.

Sementara itu, ia mempertanyakan institusi mana yang masih berminat mengundang Jokowi untuk melakukan pidato besar.

"Kalau misalkan Prabowo kan 1.200 profesor ya diundang dia pidato ya, ini juga kalau nggak salah umat-umat Islam, tokoh-tokoh Islam semua diundang mungkin 1.000 di istana. Siapa yang mau ngundang Jokowi? Kan kita enggak tahu,” jelas Syahganda.

Lebih lanjut, Syahganda juga membandingkan posisi Jokowi dengan para mantan presiden lainnya seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia menilai Megawati dan SBY masih memiliki basis kekuatan yang stabil melalui partai politik masing-masing.

Sementara untuk Jokowi, ia memprediksi mantan wali kota Solo itu akan sulit mempertahankan pengaruhnya di masa depan.

"Jadi kita lihat aja bahwa Jokowi mungkin pada akhirnya jadi masa lalu yang tidak berguna buat bangsa ini dan Prabowo akan terus mengembangkan kekuatan bangsa ini " pungkas Syahganda. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?

Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:04 WIB

Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil

Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:02 WIB

Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump

Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:52 WIB

Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan

Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:29 WIB

Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng

Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:22 WIB

Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?

Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06 WIB

Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya

Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya

Tekno | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:55 WIB

Terkini

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×