Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:29 WIB
Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan
Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam perlindungan lingkungan dengan mengalokasikan anggaran sebesar USD 120 juta atau sekitar Rp2 triliun untuk konservasi Cagar Alam Way Kambas, Lampung. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Alokasi Rp2 triliun dari APBN untuk Way Kambas tanpa dana donor asing.
  • Komitmen Presiden Prabowo melindungi Gajah dan Badak Sumatera dari kepunahan.
  • Pengalihan 90 ribu hektare lahan pribadi di Aceh menjadi area konservasi gajah.

Suara.com - Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam perlindungan lingkungan dengan mengalokasikan anggaran sebesar USD 120 juta atau sekitar Rp2 triliun untuk konservasi Cagar Alam Way Kambas, Lampung.

Langkah ini menegaskan kemandirian finansial negara dalam menjaga ekosistem tanpa bergantung pada dana donor internasional.

Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan hal tersebut dalam forum Indonesia Economic Summit di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya telah diumumkan di hadapan komunitas internasional di London.

"Ini bukan sekadar omon-omon. Beliau benar-benar membuktikan ucapannya dengan menempatkan uang asli Indonesia ke dalam pelestarian area konservasi yang sangat penting," ujar Hashim.

Dana yang bersumber sepenuhnya dari APBN tersebut akan difokuskan pada Gajah dan Badak Sumatera yang statusnya terancam punah, pengembangan sarana dan prasarana konservasi secara berkelanjutan, dan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia mampu membiayai agenda lingkungannya sendiri.

Selain Way Kambas, pemerintah juga membidik kawasan Peusangan di Aceh sebagai pusat konservasi gajah berikutnya. Menariknya, lahan seluas 90.000 hektare tersebut merupakan lahan pribadi milik Prabowo Subianto yang dialihfungsikan menjadi hutan konservasi demi kelestarian satwa liar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng

Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:22 WIB

Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?

Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06 WIB

Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!

Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×