Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

Rabu, 04 Februari 2026 | 19:33 WIB
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di gedung DPR RI, Rabu (4/2/2026). (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, memberikan skor 50/100 atas kinerja Menpar Widiyanti pada rapat Rabu (4/2/2026).
  • Penilaian rendah itu diberikan karena kebijakan pariwisata dianggap masih memiliki banyak celah dan belum berdampak ekonomi nyata.
  • Menpar Widiyanti menganggap skor 50 tersebut subjektif, mengingat dukungan positif mayoritas anggota dewan lainnya terhadap program kementeriannya.

Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menanggapi santai penilaian rendah yang dilontarkan oleh salah satu anggota Komisi VII DPR RI terhadap kinerjanya.

Penilaian skor 50 dari 100 kepada Menpar Widiyanti tersebut muncul dalam rapat kerja yang berlangsung di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Widiyanti menilai bahwa angka tersebut merupakan pandangan pribadi yang bersifat subjektif. Ia menekankan bahwa di luar satu suara kritis tersebut, mayoritas anggota dewan lainnya justru memberikan respon positif dan apresiasi terhadap program-program yang dijalankan kementeriannya.

"Oh, anggotanya cuma satu. Kemarin anggotanya kan di Komisi VII kan banyak ya. Ini subjektif ya, jadi banyak yang mengapresiasi. Mungkin satu dari semua itu memberi nilai 50. Jadi mungkin ada hal-hal yang subjektif lah," ujar Widiyanti di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Widiyanti tidak mempermasalahkan skor rendah tersebut dan menganggapnya sebagai dinamika dalam forum rapat kerja.

Baginya, banyaknya dukungan dari anggota komisi lainnya menjadi indikator bahwa sebagian besar program kerja Kementerian Pariwisata telah berjalan di jalur yang benar.

Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, memberikan penilaian rendah terhadap kinerja Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana sepanjang tahun 2025.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (4/2/2026).

Yoyok memberikan skor 50 dari 100 karena menilai masih banyak celah dalam kebijakan pariwisata nasional.

Baca Juga: Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025

Ia menyoroti bahwa klaim pariwisata sebagai penyumbang devisa dan penyerap tenaga kerja besar belum sebanding dengan efektivitas kebijakan di lapangan.

Ia memperingatkan agar Kementerian Pariwisata tidak hanya terjebak menjadi penyelenggara acara tanpa dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku wisata di tingkat bawah.

"Cuman kebijakan-kebijakan yang Ibu ambil tahun kemarin, itu kan masih banyak celah dan bolongnya, Bu, dan saya harapkan di 2026 nanti, kebijakan yang Ibu ambil ini semestinya merupakan kebijakan sebagai mesin ekonomi, Bu, sebagai mesin ekonomi. Jangan pula kementerian Ibu itu nantinya malah justru, mohon maaf nih ya kayak sebagai EO aja itu lho. Jadi semacam event organizer nasional gitu," ujar Yoyok dalam rapat.

Ia juga menyentil penggunaan anggaran yang dinilai terlalu banyak habis untuk agenda internal kementerian atau seminar di level tinggi.

Yoyok membandingkan anggaran tersebut dengan banyaknya objek wisata milik Pemda yang bangkrut serta kegagalan desa wisata yang dibangun dengan dana desa.

Terkait pencapaian personal sang menteri, Yoyok memberikan komentar yang cukup mencolok.

"Maaf nih, Bu. Ibu seorang menteri yang paling cantik nih di kabinetnya Pak Prabowo. Ini kalau kepiawaian Ibu nggak bisa diragukan lagi. Ini kalau Ibu gunakan, pakai untuk bisa nembus seluruh kementerian yang ada hubungannya dengan Ibu, ini kan sangat luar biasa," tuturnya.

Namun, pujian tersebut dibarengi dengan rapor rendah.

"Saya sampaikan, Bu, kalau saya boleh menilai 100, nilai secara ujian bener semua kan 100, saya menilai Ibu masih 50," tegas Yoyok.

Rapor "setengah matang" tersebut diberikan Yoyok karena melihat berbagai fakta di lapangan yang dianggapnya masih berantakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI