Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:34 WIB
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
Dampak gempa bumi di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Yogyakarta di Banguntapan, Bantul, DIY, Jumat (6/2/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 6,2 berpusat di selatan Pacitan pada Jumat dini hari berdampak signifikan di Kabupaten Bantul.
  • BPBD Bantul mencatat 15 warga mengalami luka-luka akibat kepanikan saat gempa terjadi dini hari.
  • Gempa merusak belasan bangunan, termasuk fasilitas pemerintah seperti BB Labkesmas Yogyakarta, meski layanan kesehatan tetap berjalan.

Suara.com - Gempa bumi bermagnitudo 6,2 yang berpusat di selatan Pacitan, Jawa Timur pada Jumat (6/2/2026) dini hari, berdampak cukup signifikan hingga ke wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul melaporkan sejumlah kerusakan pada belasan bangunan serta warga yang mengalami luka-luka.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Mujahid Amrudin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dampak gempa dari masyarakat dan hasil identifikasi lapangan.

"Jadi dampak gempa semalam itu, hasil identifikasi kami dan laporan dari masyarakat yang sampai ke kami tadi jam 08.00, itu ada dampak di bangunan dan manusia," kata Mujahid saat dihubungi, Jumat siang.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 08.55 WIB pagi tadi, sebanyak 15 warga Bantul mengalami luka-luka akibat peristiwa ini.

"Korban manusia, itu ada yang patah tulang maupun luka ringan," ucapnya.

Lebih lanjut, Mujahid menjelaskan bahwa mayoritas korban luka terjadi akibat kepanikan warga.

"Iya karena itu kan jam tidur ya, itu jam 01.00 lebih sedikit itu kan jam tidur, masyarakat mungkin tertidur sehingga lari, nabrak tembok. Itu sebagian besar seperti itu," ungkapnya.

Selain menyebabkan korban luka, gempa juga merusak infrastruktur di sejumlah kecamatan atau kapanewon, mulai dari Imogiri, Jetis, Pundong, Kasihan, Srandakan, Banguntapan, Pleret, Bantul serta Pajangan.

baca juga

Kerusakan fisik ini tidak hanya menimpa rumah warga, tetapi juga fasilitas pendidikan dan gedung pemerintahan.

Salah satu fasilitas pemerintah yang terdampak adalah Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Yogyakarta di Banguntapan, Bantul.

Kepala BB Labkesmas Yogyakarta, M. Budi Hidayat, mengungkapkan kerusakan terkonsentrasi di lantai atas gedung yang difungsikan sebagai aula pertemuan.

"Ya, kita ada kerusakan di lantai 5, yaitu plafon yang jebol dan juga tembok-tembok yang retak, yang jebol mungkin sekitar 20 meteran, dan runtuh," ungkap Budi.

Meskipun tembok di lantai 3 dan 4 mengalami keretakan, Budi memastikan operasional pelayanan kesehatan tidak terganggu. Area vital yang menyimpan peralatan laboratorium dan ruang pemeriksaan sampel tetap berfungsi normal.

"Tetapi untuk ruang laboratorium dan peralatan laboratorium masih aman. Tidak dampak, dan masih berjalan seperti biasa," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak manajemen gedung akan segera melakukan inventarisasi kerusakan untuk dilaporkan ke pusat. Selain itu, pihaknya akan melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap gedung yang dibangun pada tahun 2019 tersebut untuk mencegah risiko lanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:12 WIB

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:48 WIB

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Tekno | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:12 WIB

DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak

DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:06 WIB

Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan

Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:58 WIB

Gempa Beruntun Melanda Selatan Jawa: Kata 'Gempa' dan 'Kerasa' Trending di X

Gempa Beruntun Melanda Selatan Jawa: Kata 'Gempa' dan 'Kerasa' Trending di X

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×