BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:45 WIB
BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Selama Ramadan
Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Kepala BGN Dadan Hindayana memaparkan empat mekanisme khusus program Makan Bergizi Gratis selama Ramadan.
  • Anak sekolah di daerah puasa menerima makanan tahan lama untuk berbuka, berbeda dengan wilayah tidak puasa.
  • Pelayanan bagi ibu hamil, menyusui, balita, dan pesantren menyesuaikan waktu distribusi menjelang berbuka puasa.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memaparkan mekanisme pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan.

Dadan menjelaskan bahwa instansinya telah mengembangkan empat mekanisme khusus guna menyesuaikan kebutuhan penerima manfaat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Mekanisme pertama menyasar anak sekolah di wilayah yang mayoritas penduduknya menjalankan ibadah puasa di bulan tersebut.

BGN memastikan bahwa jenis makanan yang dibagikan kepada kelompok ini memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan menu biasanya.

"Yang pertama, untuk anak sekolah yang mayoritas di daerah puasa, itu makanannya akan berupa makanan yang tahan lama ya, yang untuk dibawa pulang dan untuk dikonsumsi saat buka," tutur Dadan di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2/2026).

Sementara itu, mekanisme kedua diberlakukan bagi anak sekolah yang berada di wilayah dengan penduduk mayoritas tidak berpuasa.

Penyaluran makanan di kawasan tersebut tetap berjalan sesuai jadwal reguler tanpa ada perubahan waktu pelayanan.

"Untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanannya normal ya. Seperti biasa, makan di jam biasa karena mayoritas tidak puasa," ucap Dadan.

Mekanisme ketiga mengatur tentang pelayanan bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak balita.

baca juga

Dadan menegaskan bahwa kelompok tersebut juga tetap mendapatkan pelayanan normal sebagaimana hari-hari di luar bulan Ramadan.

"Untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, itu pelayanannya juga normal," katanya.

Adapun mekanisme terakhir ditujukan khusus bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di lingkungan pondok pesantren.

Pelaksanaan pemberian makan di pesantren tetap normal secara kuantitas, namun terdapat pergeseran waktu distribusi menjadi sore hari.

"Untuk SPPG yang ada di dalam pesantren dan penerima manfaatnya juga di pesantren, maka pelayanan normal tetapi waktunya digeser ke sore hari menjelang buka puasa," jelas Dadan.

Mengenai jenis menu yang nantinya akan dibawa pulang oleh para siswa, BGN telah menetapkan standar komoditas yang akan dibagikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan

Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 19:48 WIB

Morazen Yogyakarta Rilis KURMA Vol.03, Buffet Ramadan Bertema Timur Tengah

Morazen Yogyakarta Rilis KURMA Vol.03, Buffet Ramadan Bertema Timur Tengah

Your Say | Senin, 09 Februari 2026 | 18:57 WIB

Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG

Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG

News | Senin, 09 Februari 2026 | 16:48 WIB

Terkini

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

×