Geger SMA di Jaktim, Guru Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Korban Lain Buka Suara

Bangun Santoso

Selasa, 10 Februari 2026 | 12:49 WIB
Geger SMA di Jaktim, Guru Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Korban Lain Buka Suara
Ilustrasi pelecehan seksual. [Pexels]
baca 10 detik
  • Kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru di SMA Pasar Rebo, Jakarta Timur, kini melibatkan lebih dari dua korban.
  • Laporan resmi telah diajukan ke Polres Metro Jakarta Timur dan sekolah didesak bertanggung jawab penuh atas kasus ini.
  • Modus utama pelecehan adalah komentar verbal tidak pantas melalui grup WhatsApp, adanya dugaan kekerasan fisik masih ditelusuri.

Suara.com - Skandal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pasar Rebo, Jakarta Timur, memasuki babak baru. Jumlah korban diduga tidak hanya dua siswi, melainkan lebih banyak lagi.

Fakta ini diungkap oleh Wanda Al-Fathi Akbar, kuasa hukum dari salah satu korban berinisial N. Menurutnya, setelah kasus ini mencuat, sejumlah korban lain yang selama ini bungkam mulai berani angkat bicara.

"Yang kita dapat ada beberapa korban. Memang mungkin selama ini mereka enggak berani speak up. Estimasi mungkin lebih dari dua orang," kata Wanda di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa kasus ini diduga telah menjadi fenomena gunung es yang terpendam cukup lama. Keberanian satu korban untuk melapor telah memicu korban-korban lainnya untuk muncul ke permukaan.

"Jadi, kasus ini diam selama ini. Ketika korban yang sekarang, yang kita tangani ini, baru bermunculan korban-korban lainnya," ujar Wanda sebagaimana dilansir Antara.

Proses Hukum Berjalan, Sekolah Diminta Tak Lepas Tangan

Menyikapi keseriusan kasus ini, pihak korban telah mengambil langkah hukum. Wanda memastikan laporan resmi telah dilayangkan ke Polres Metro Jakarta Timur dan kini sedang dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

"Saat ini, masih tahap penyelidikan. Kemungkinan akan segera naik ke tahap penyidikan," ucap Wanda.

Selain menempuh jalur hukum, pihak kuasa hukum juga telah mendatangi langsung pihak sekolah. Tujuannya adalah untuk memastikan sekolah turut bertanggung jawab dan mengawal proses hukum hingga tuntas, bukan justru lepas tangan setelah memberhentikan oknum guru yang terlibat.

baca juga

"Ini kita bermusyawarah supaya ada solusi dari pihak sekolah. Kita meminta bahwa dengan adanya laporan dan pemberhentian terhadap oknum dua guru tadi, pihak sekolah tidak lepas tangan," jelas Wanda.

Langkah ini diambil menyusul aksi demonstrasi yang digelar oleh para siswa di sekolah tersebut pada Senin (9/2). Aksi solidaritas itu menuntut keadilan bagi para korban dan transparansi penuh dari pihak sekolah dalam menangani skandal memalukan ini.

Modus Pelecehan via Grup WhatsApp dan Dugaan Kekerasan Fisik

Berdasarkan temuan awal, modus pelecehan yang dilakukan oknum guru tersebut adalah secara verbal melalui grup percakapan WhatsApp. Dalam grup tersebut, terduga pelaku secara tidak pantas membahas kondisi fisik korban dan siswi-siswi lainnya.

"Oknum guru itu saling chat-chat-an lewat WhatsApp. Dari situ, saling membicarakan korban dan siswa-siswa lainnya mengenai fisik," kata Wanda.

Meskipun bukti yang dipegang saat ini masih sebatas pelecehan verbal, Wanda mengaku telah menerima informasi yang lebih mengkhawatirkan. Ada dugaan bahwa beberapa korban juga mengalami pelecehan secara fisik, meski identitas korban tersebut masih dalam penelusuran.

"Bukti yang kita pegang saat ini baru verbal, lewat WA (WhatsApp). Tapi info dari teman-teman yang lain, ada yang main fisik juga, hanya saja korbannya belum diketahui," ujar Wanda.

Kliennya sendiri, menurut Wanda, telah mengalami dugaan pelecehan ini selama kurang lebih dua bulan terakhir. Peristiwa ini telah meninggalkan dampak psikologis yang berat bagi korban, termasuk trauma mendalam, rasa takut, dan tekanan mental yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mohan Hazian Bantah Tuduhan Lakukan Kekerasan Seksual, Tapi Akui Pernah Khilaf terhadap Perempuan

Mohan Hazian Bantah Tuduhan Lakukan Kekerasan Seksual, Tapi Akui Pernah Khilaf terhadap Perempuan

Entertainment | Selasa, 10 Februari 2026 | 12:32 WIB

Open Relationship Itu Apa? Istilah yang Dikaitkan dengan Kasus Mohan Hazian

Open Relationship Itu Apa? Istilah yang Dikaitkan dengan Kasus Mohan Hazian

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:59 WIB

Viral Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Owner Brand Terkenal Mohan Hazian, Korban Mulai Speak Up

Viral Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Owner Brand Terkenal Mohan Hazian, Korban Mulai Speak Up

Entertainment | Senin, 09 Februari 2026 | 13:43 WIB

Bahaya Menormalisasi Pelecehan Seksual Verbal Berkedok Candaan

Bahaya Menormalisasi Pelecehan Seksual Verbal Berkedok Candaan

Your Say | Senin, 09 Februari 2026 | 13:21 WIB

Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan

Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 21:15 WIB

Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga

Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:27 WIB

Viral Dituduh Pelecehan Seksual, Manajemen Gus Idris: Hanya Miskomunikasi Internal

Viral Dituduh Pelecehan Seksual, Manajemen Gus Idris: Hanya Miskomunikasi Internal

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×