Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf

Bangun Santoso

Selasa, 10 Februari 2026 | 19:14 WIB
Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf
Ilustrasi penganiayaan [Antaranews/Ist]
baca 10 detik
  • Kasus penganiayaan oknum anggota TNI terhadap pengemudi ojek online (Hasan) di Kembangan, Jakarta Barat, diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi di Kepolisian pada Senin malam.
  • Pelaku telah mengakui memukul Hasan menggunakan benda tumpul, meminta maaf, serta memberikan ganti rugi dan biaya pengobatan kepada korban.
  • Pemicu utama insiden adalah emosi pelaku karena kelelahan dan menunggu tukang pijat langganan istrinya yang salah lokasi akibat kendala aplikasi.

Suara.com - Kasus oknum anggota TNI yang menganiaya seorang pengemudi ojek online bernama Hasan (26) di Kembangan, Jakarta Barat, akhirnya berujung damai.

Perselisihan keduanya diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi di Kepolisian pada Senin (9/2) malam.

Langkah mediasi ini diambil sebagai jalan keluar setelah insiden tersebut sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial dan mendapat perhatian luas dari masyarakat di kota-kota besar.

"Alhamdulillah semalam sudah ketemu sama pelaku, sudah clear (jelas), damai di tempat," kata Hasan saat dihubungi di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Pertemuan tersebut menjadi titik balik dari ketegangan yang sempat terjadi antara warga sipil dan oknum aparat di wilayah Jakarta Barat.

Hasan pun telah mencabut laporan dan memilih memaafkan pelaku. Dalam pertemuan itu, pelaku juga mengakui kesalahannya telah memukul Hasan menggunakan benda tumpul.

Pengakuan ini menjadi bagian penting dalam proses mediasi yang berlangsung di kantor polisi tersebut.

"Pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Sudah memberikan ganti-rugi dan biaya pengobatan juga," kata Hasan sebagaimana dilansir Antara.

Pemberian ganti rugi dan biaya pengobatan tersebut diterima oleh Hasan sebagai bentuk pertanggungjawaban nyata dari pihak pelaku atas tindakan kekerasan yang telah dilakukan.

baca juga

Hasan menyampaikan, pelaku melakukan penganiayaan karena emosi lantaran saat insiden istrinya sedang sakit.

Kondisi psikologis pelaku yang sedang dalam tekanan akibat masalah keluarga menjadi pemicu utama terjadinya tindakan di luar kendali tersebut.

"Katanya sih memang karena atas dasar emosi saja, karena capek pulang kerja dan istrinya sedang sakit," ungkap Hasan.

Pengemudi ojek online (ojol) itu menjelaskan, penumpang bernama Nur yang saat itu ia antar ternyata adalah tukang pijat langganan istri pelaku.

Keberadaan Nur di lokasi tersebut memang bertujuan untuk memberikan perawatan kepada istri pelaku yang sedang tidak sehat.

"Jadi beliau Ibu Nur ini yang saya antar adalah tukang pijit langganan dari istrinya. Istrinya sedang sakit," kata dia.

Fakta ini terungkap dalam proses klarifikasi saat kedua belah pihak bertemu untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Namun, kedatangan Nur terhambat karena titik lokasi yang dipesan di aplikasi tidak akurat. Kendala teknis pada aplikasi ojek online ini seringkali menjadi persoalan di lapangan, terutama di kawasan padat penduduk seperti Kembangan.

"Bapaknya pulang kerja capek juga, makanya bapaknya emosi karena istrinya sedang sakit tapi tukang pijitnya enggak datang-datang karena salah alamat," kata Hasan.

Ketidakakuratan lokasi tersebut memicu rasa tidak sabar dari pihak pelaku yang sudah menunggu lama dalam kondisi lelah.

Hasan pun berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah memviralkan kasus ini sehingga mempercepat penyelesaian masalah penganiayaan tersebut.

Kekuatan media sosial terbukti efektif dalam memberikan tekanan publik agar kasus-kasus yang melibatkan oknum aparat mendapatkan penanganan yang lebih cepat.

Hasan sempat mengeluhkan lambatnya respon aparat karena status pelaku sebagai aparat. Namun, setelah kasus ini menjadi sorotan publik, mediasi pun segera terlaksana.

Respon cepat dari pihak kepolisian dan instansi terkait setelah viralnya video kejadian membantu Hasan mendapatkan keadilan yang diinginkannya.

"Yang jelas pertama saya mengucapkan terima kasih berkat semua yang bantu menyuarakan, berkat media juga akhirnya bisa selesai masalahnya," ujar Hasan.

Ia mengapresiasi peran netizen dan media massa yang terus mengawal kasus ini hingga mencapai kesepakatan damai.

Hasan pun menekankan pentingnya fungsi aparat negara menjadi pelindung, bukan ancaman bagi warga. Harapan ini ia sampaikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali kepada rekan-rekan pengemudi ojek online lainnya maupun masyarakat umum.

"Ya pesan saya semoga enggak ada lagi kekerasan kepada warga, apalagi dilakukan oleh pihak aparat. Negara harus lebih mengayomi, menjaga sesama warga negara juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?

Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:12 WIB

Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus

Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus

Liks | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:26 WIB

Polres Magelang Kota Bantah Tudingan Salah Tangkap dan Penganiayaan Remaja Saat Demo Agustus

Polres Magelang Kota Bantah Tudingan Salah Tangkap dan Penganiayaan Remaja Saat Demo Agustus

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 14:17 WIB

Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi

Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi

News | Senin, 09 Februari 2026 | 20:29 WIB

Terkuak! Bukan Paspampres, Pelaku Penganiaya Ojol di Kembangan Ternyata Anggota Denma Mabes TNI

Terkuak! Bukan Paspampres, Pelaku Penganiaya Ojol di Kembangan Ternyata Anggota Denma Mabes TNI

News | Senin, 09 Februari 2026 | 15:34 WIB

Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'

Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'

News | Senin, 09 Februari 2026 | 14:37 WIB

Bersenjata Celurit, Polisi Tangkap Wali Murid dan Keponakan Usai Aniaya Guru MI di Sampang

Bersenjata Celurit, Polisi Tangkap Wali Murid dan Keponakan Usai Aniaya Guru MI di Sampang

News | Senin, 09 Februari 2026 | 13:29 WIB

Terkini

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?

Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB

×