Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Rabu, 11 Februari 2026 | 16:19 WIB
Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Analis nilai sinyal Hashim soal pencopotan pejabat sebagai peringatan keras pemerintah.
  • Hashim Djojohadikusumo tegaskan pemerintah segera bersihkan "telur busuk" di birokrasi.
  • Presiden Prabowo bidik perusak lingkungan dan mafia saham demi investasi bersih.

Suara.com - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, menilai sinyal pencopotan pejabat yang dilontarkan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, merupakan peringatan serius.

Menurutnya, pesan tersebut ditujukan baik kepada figur di lingkar dalam kabinet maupun pihak di luar pemerintahan.

"Pernyataan soal pejabat ini adalah bahasa simbolis. Artinya, bisa jadi menyasar orang-orang yang selama ini berada di dalam kabinet maupun di luar kabinet yang mungkin saja terlibat masalah," ujar Arifki kepada media, Rabu (11/2/2026).

Arifki menyoroti bahwa pernyataan adik kandung Presiden Prabowo Subianto tersebut bukan sekadar informasi biasa, melainkan sebuah peringatan dini. Langkah ini dianggap selaras dengan fokus utama Presiden Prabowo yang tengah mengencangkan upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

"Ini menunjukkan konsentrasi Pak Prabowo. Komentar Pak Hashim mensinkronkan fokus presiden terhadap isu korupsi. Dampaknya akan merembes ke berbagai level, mulai dari pejabat birokrasi hingga petinggi BUMN secara keseluruhan," tambah Arifki.

Bersihkan "Telur Busuk" di Birokrasi dan Swasta

Sebelumnya, Presiden Prabowo melalui Hashim Djojohadikusumo mengirimkan sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan menoleransi pihak yang menghambat kemajuan ekonomi. Pemerintah kini tengah menyiapkan langkah tegas untuk membersihkan birokrasi dan sektor swasta dari para "telur busuk" yang merugikan negara.

Rencana "bersih-bersih" besar-besaran ini diungkapkan Hashim dalam forum China Conference Southeast Asia di Jakarta, Selasa (10/2) malam. Ia menegaskan bahwa momentum pembersihan ini sudah dimulai, sekaligus menjawab pertanyaan publik mengenai pengunduran diri sejumlah pejabat kunci di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini.

"Sekarang tinggal masalah membersihkan 'telur-telur busuk' ini. Terus terang, akan ada pejabat yang dicopot, dan denda sangat besar akan dijatuhkan," tegas Hashim dalam diskusi panel tersebut.

baca juga

Hashim memastikan pemerintah tidak akan pandang bulu, terutama terhadap elit yang terlibat praktik kriminal maupun perusakan lingkungan. Sebagai bukti nyata, ia membeberkan pencabutan izin 28 perusahaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat karena terbukti merusak lingkungan hingga menyebabkan korban jiwa.

Tindakan tersebut didukung data akurat berbasis teknologi, seperti citra satelit dan drone.

"Meski beberapa perusahaan ini memiliki koneksi dengan elit yang kuat, Presiden tetap mengambil tindakan tegas," ujar Hashim.

Namun, ia menekankan pemerintah tetap menjunjung asas keadilan dengan memberikan ruang peninjauan kembali bagi perusahaan yang merasa tidak bersalah.

Membidik Mafia "Goreng Saham"

Selain birokrasi dan lingkungan, radar pembersihan juga mengarah ke sektor pasar modal. Hashim menyoroti maraknya praktik manipulasi atau "goreng saham" yang merugikan investor ritel dan masyarakat kecil. Ia memberikan peringatan keras bahwa proses hukum sangat mungkin dilakukan bagi para manipulator pasar.

"Saya bukan Jaksa Agung, namun jika ada yang bertanggung jawab atas perilaku kriminal yang merugikan investor kecil, segala kemungkinan proses hukum terbuka lebar. Semua opsi ada di atas meja," tuturnya.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi iklim investasi di Indonesia agar lebih bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo

Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:20 WIB

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:03 WIB

Prabowo Bersihkan Telur Busuk Birokrasi, Hashim: Semua Opsi di Atas Meja!

Prabowo Bersihkan Telur Busuk Birokrasi, Hashim: Semua Opsi di Atas Meja!

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×