Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:23 WIB
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel.(Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Tiffany & Co di Plaza Senayan kini tampak gelap dan terkunci setelah disegel Bea Cukai sejak Rabu (11/2/2026).
  • Penyegelan dilakukan terkait dugaan ketidaksesuaian administrasi barang impor, sementara manajemen diminta memberikan klarifikasi resmi.
  • Langkah ini bagian dari audit mendalam DJBC untuk memastikan kepatuhan perusahaan, dengan sanksi denda hingga 1.000 persen jika terbukti melanggar UU Kepabeanan.

Suara.com - Suasana sunyi menyelimuti salah satu sudut lantai satu Plaza Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/2/2026).

Gerai perhiasan mewah Tiffany & Co. yang biasanya memancarkan kemegahan kini tampak temaram dan terkunci rapat.

Tidak ada aktivitas transaksi maupun pendar cahaya berlian yang terlihat dari balik kaca, hanya kegelapan yang mengisi ruangan tersebut.

Pintu masuk yang sebelumnya dihiasi stiker merah tanda penyegelan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta sejak Rabu (11/2/2026) kemarin kini tertutup rapat oleh lembaran kertas berwarna putih krem.

Namun, keheningan di gerai ini seolah luput dari perhatian para pengunjung mal yang berlalu-lalang tanpa menghentikan langkah mereka.

Hanya satu dua pengunjung perempuan yang tampak memperhatikan sudut gelap gerai tersebut, sembari menampilkan wajah penuh tanya tentang kenapa mereka tidak beroperasi hari ini.

Penjagaan di lokasi pun tidak terlihat berlebihan, karena posisi gerai masih berada dalam jangkauan pantauan petugas keamanan mal di area lobi.

Penutupan paksa ini merupakan langkah tegas dari DJBC Kantor Wilayah Jakarta terhadap dugaan pelanggaran administrasi barang-barang impor.

Selain di Plaza Senayan, penyegelan serupa juga dilakukan di dua lokasi elit lainnya yakni Plaza Indonesia dan Pacific Place.

baca juga

Pihak berwenang kini tengah menuntut klarifikasi resmi dari manajemen Tiffany & Co. terkait ketidaksesuaian data barang-barang impor yang mereka kuasai.

Langkah agresif ini sendiri merupakan respons atas instruksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, guna mengoptimalkan penerimaan negara di luar sektor kepabeanan rutin.

Saat ini, petugas sedang melakukan audit mendalam dengan membandingkan ketersediaan stok fisik di gerai dengan dokumen resmi yang dilaporkan.

Penertiban akan terus berlanjut jika ditemukan perhiasan yang tidak tercantum dalam dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB).

Jika terbukti bersalah sesuai UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, perusahaan terancam denda fantastis hingga 1.000 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pemilik Tiffany & Co? Tiga Toko Perhiasannya di Jakarta Disegel Bea Cukai

Siapa Pemilik Tiffany & Co? Tiga Toko Perhiasannya di Jakarta Disegel Bea Cukai

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:51 WIB

Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta

Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:11 WIB

Ketika Inovasi Bertemu Kepercayaan Konsumen, Perhiasan Emas Lokal Ini Kian Diperhitungkan

Ketika Inovasi Bertemu Kepercayaan Konsumen, Perhiasan Emas Lokal Ini Kian Diperhitungkan

Lifestyle | Minggu, 01 Februari 2026 | 07:21 WIB

Terkini

Jurnalis Ini Diciduk Polisi Gegara Laporan Rumor Transfer Pemain, Kok Bisa?

Jurnalis Ini Diciduk Polisi Gegara Laporan Rumor Transfer Pemain, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:36 WIB

4 Shio Paling Rentan Selingkuh, Disebut Mudah Tergoda untuk Mendua

4 Shio Paling Rentan Selingkuh, Disebut Mudah Tergoda untuk Mendua

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Desa Les: Kisah Nyoman Nadiana Mengenalkan Desa Pada Dunia

Desa Les: Kisah Nyoman Nadiana Mengenalkan Desa Pada Dunia

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, Gugun El: Bisa Jadi Alat Propaganda dan Alat Politik Pemecah Belah

Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, Gugun El: Bisa Jadi Alat Propaganda dan Alat Politik Pemecah Belah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar

Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Warung Bu Sastro: Ketika Bisnis Tidak Cuma Soal Menghitung Untung

Warung Bu Sastro: Ketika Bisnis Tidak Cuma Soal Menghitung Untung

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang & Investasi Jatim-Kalbar: Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang & Investasi Jatim-Kalbar: Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:26 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Tim Gabungan Evakuasi Penumpang

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Tim Gabungan Evakuasi Penumpang

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Persija Gelar Pesta Besar di JIS, Brisbane Roar Jadi Lawan Sebelum Super League Bergulir

Persija Gelar Pesta Besar di JIS, Brisbane Roar Jadi Lawan Sebelum Super League Bergulir

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:22 WIB

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:19 WIB

×