Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mending Beli Emas Batangan atau Perhiasan? Ini Pilihan Terbaik untuk Investasi

Nur Khotimah | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:47 WIB
Mending Beli Emas Batangan atau Perhiasan? Ini Pilihan Terbaik untuk Investasi
Ilustrasi emas batangan. (Unsplash/rc.xyz NFT gallery)

Suara.com - Hingga saat ini, emas dinilai masih menjadi perangkat investasi yang paling bisa diandalkan. Pasalnya, nilai tukar emas selalu menjadi ukuran dasar dari berbagai nilai lain.

Tapi sebenarnya, mending beli emas batangan atau perhiasan emas? Ini pilihan terbaik untuk investasi.

Untuk orang awam, memiliki emas dalam bentuk apa pun dianggap sebagai investasi yang sangat andal. Hal ini tidak salah, namun ada opsi yang paling tepat jika berbicara tentang investasi.

Secara mendasar, emas batangan memiliki nilai yang paling stabil. Sementara itu, emas dalam bentuk perhiasan memberikan benefit karena dapat digunakan, dan unggul dari sisi estetika.

Perhiasan Emas, antara Estetika dan Nilai Ekonomi

Ilustrasi perhiasan, harga emas Semar Nusantara (Unsplash)
Ilustrasi perhiasan emas. (Unsplash)

Perhiasan emas masih dipandang sebagai sarana investasi. Namun demikian yang harus disadari adalah bahwa ketika menjadi perhiasan, emas memiliki nilai tambah dari segi estetika.

Namun hal ini juga membuatnya lebih mahal ketika dibeli daripada ketika dijual.

Misalkan saja Anda memiliki kalung emas lengkap dengan liontinnya, dengan berat tercatat 5 gram. Per gram, misalkan memiliki harga sekitar Rp2.500.000. Ketika membelinya Anda akan membayar lebih dari Rp12.500.000, karena emas yang digunakan telah diolah menjadi perhiasan yang estetik.

Namun demikian ketika nantinya dijual, kalung ini tidak akan dihitung secara total 5 gram.

Kalung akan kembali ditimbang, diperhitungkan keausannya, dan dikurangkan dengan biaya produksi perhiasan.

Artinya kalung emas yang akan Anda jual akan ditaksir harga emasnya, bukan sebagai perhiasan, namun sebagai emas yang ditimbang dan ditaksir ulang nilainya berdasarkan nilai emas terkini.

Emas Batangan, Fokus pada Nilai Ekonomi Murni

Investasi Emas Batangan PT Emas ANTAM Indonesia. (Dok. ANTAM)
Ilustrasi Emas Batangan. (Dok. ANTAM)

Di sisi lain, emas batangan menjadi sarana investasi yang lebih direkomendasikan. Pasalnya emas yang Anda beli dalam bentuk batangan memiliki berat yang murni, dan harga yang menyesuaikan dengan harga pasar.

Tidak ada biaya produksi, tidak ada nilai estetika yang menambah nilainya saat Anda membelinya.

Misalkan Anda memiliki 5 gram emas batangan, maka ketika dijual harganya juga akan diperhitungkan dalam skala 5 gram, selama kemasannya masih tersegel dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Harganya juga akan menyesuaikan dengan kadar karat dalam emas yang Anda miliki.

Masing-masing emas batangan memiliki keterangan karat yang berbeda, biasanya pada 9 karat, 18 karat, dan 22 karat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33 WIB

Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?

Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB