Terungkap! Bukan Air Keras, Ini Jenis Cairan yang Disiramkan ke Pelajar di Cempaka Putih

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Kamis, 12 Februari 2026 | 15:21 WIB
Terungkap! Bukan Air Keras, Ini Jenis Cairan yang Disiramkan ke Pelajar di Cempaka Putih
Ilustrasi kekerasan di sekolah. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Polisi pastikan cairan penyiraman pelajar bukan air keras, melainkan bahan kimia sekolah.
  • Tiga pelajar ditangkap usai siram bahan kimia secara acak di Jakarta Pusat.
  • Korban penyiraman kimia di Cempaka Putih pulih tanpa risiko cedera mata permanen.

Suara.com - Pihak kepolisian mengklarifikasi bahwa cairan yang disiramkan kepada tiga pelajar di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, bukanlah air keras. Kompol Rita Oktavia, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat, menyatakan bahwa cairan tersebut merupakan sejenis bahan kimia.

Meski demikian, Rita belum dapat merinci detail jenis bahan kimia tersebut karena masih dalam proses pengujian laboratorium.

“Cairan kimia. Untuk jenisnya apa, saat ini masih diperiksa di laboratorium Polri di Sentul. Kami ingin mengklarifikasi agar masyarakat tidak menganggapnya sebagai air keras,” ujar Rita saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).

Awalnya, polisi menduga cairan tersebut dibeli dari toko bahan kimia. Namun, setelah dilakukan pendalaman, diketahui bahwa para pelaku mengambil cairan tersebut dari laboratorium praktikum di sekolah mereka.

“Semula dugaannya dari toko kimia, namun ternyata berasal dari praktikum di sekolah,” jelas Rita.

Ketiga pelaku berinisial D, F, dan A diketahui berasal dari satu SMK yang sama. Dalam aksi tersebut, F berperan mengendarai sepeda motor, A sebagai pelaku penyiraman, sementara D merupakan pemilik motor sekaligus penyedia cairan kimia tersebut.

Mengenai kondisi korban, Rita menyebutkan bahwa saat ini mereka telah berangsur pulih. Meski demikian, salah satu korban masih mengalami gangguan ringan pada mata sebelah kirinya dan memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Tersisa masalah pada mata sebelah kiri, mungkin masih ada efeknya sehingga harus check-up lagi ke dokter spesialis mata,” ucapnya.

Rita menegaskan bahwa paparan bahan kimia tersebut hanya mengakibatkan iritasi dan mata merah yang memicu penglihatan buram, namun tidak sampai menimbulkan cedera permanen.

baca juga

Berdasarkan hasil visum, tim medis menyatakan tidak ada risiko kerusakan besar pada penglihatan korban.

“Dokter menyampaikan bahwa mata korban akan segera pulih dan bisa melihat normal kembali. Jadi, kondisinya aman,” ungkapnya.

Insiden ini bermula saat tiga pelaku yang berboncengan satu motor sempat menepi di pinggir jalan sebelum kembali melaju. Saat berpapasan dengan motor korban dari arah berlawanan, para pelaku secara mendadak memepet dan menyiramkan cairan dari botol plastik.

Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa motif penyerangan dilakukan secara acak tanpa menyasar target spesifik. Antara pelaku dan korban dipastikan tidak saling mengenal dan tidak memiliki keterkaitan hubungan pribadi.

Saat ini, rangkaian proses hukum sedang ditangani secara intensif oleh Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Prosedur hukum dijalankan sesuai dengan Sistem Peradilan Pidana Anak karena ketiga pelaku masih berstatus di bawah umur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini

Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini

Bola | Rabu, 11 Februari 2026 | 21:08 WIB

3 Pemain Liga Indonesia yang Viral karena Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan

3 Pemain Liga Indonesia yang Viral karena Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan

Bola | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:49 WIB

Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik

Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik

Bola | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×