Whoosh Sesuaikan Jadwal 22 Hari Mulai 19 Februari, Listrik Malam Dimatikan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:10 WIB
Whoosh Sesuaikan Jadwal 22 Hari Mulai 19 Februari, Listrik Malam Dimatikan
Ilustrasi Whoosh. (Dok. KCIC)
baca 10 detik
  • KCIC menyesuaikan jadwal KA Cepat Whoosh selama 22 hari (19 Februari–12 Maret 2026) karena pemindahan kabel SUTT.
  • Pekerjaan pemindahan 550 meter kabel SUTT di atas jalur KM129 memerlukan pemadaman listrik total selama 9 jam harian.
  • Selama penyesuaian, perjalanan Whoosh berkisar 42 hingga 56 kali sehari dengan keberangkatan pertama pagi hari.

Suara.com - KCIC melakukan penyesuaian jadwal perjalanan KA Cepat Whoosh selama 22 hari, terhitung mulai 19 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026. Penyesuaian ini dilakukan seiring adanya pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintang di atas jalur Whoosh.

Pekerjaan tersebut dilakukan pada malam hingga dini hari, dengan waktu perawatan dari pukul 21.30 WIB hingga pukul 06.30 WIB atau selama 9 jam per hari. Proses ini berlangsung selama 22 hari berturut-turut.

Kabel SUTT 150 kV yang dipindahkan memiliki panjang 550 meter dan melintang di atas jalur Whoosh pada KM129 lintas Padalarang–Tegalluar dengan ketinggian 60–70 meter.

Selama pekerjaan berlangsung, seluruh pasokan listrik pada trase KA Cepat Jakarta-Bandung dimatikan. Kondisi tersebut membuat KCIC melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, KCIC menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat perubahan jadwal tersebut.

“Penambahan window time ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat dilakukan sesuai SOP dengan tingkat keselamatan yang tinggi, mengingat posisinya berada di atas jalur Whoosh,” jelas Eva dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Selama periode penyesuaian, jumlah perjalanan Whoosh menjadi 42 hingga 56 perjalanan per hari. Keberangkatan pertama dari Stasiun Halim dimulai pukul 07.25 WIB dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pukul 07.35 WIB. Sementara keberangkatan terakhir dari Stasiun Halim pukul 20.00 WIB dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pukul 20.05 WIB.

KCIC menyatakan penyesuaian jadwal ini bersifat sementara. Setelah pekerjaan pemindahan kabel SUTT selesai, jadwal perjalanan Whoosh akan kembali normal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tok! Utang Proyek Whoosh Dibayar Pakai APBN, Danantara Nego Terus ke China

Tok! Utang Proyek Whoosh Dibayar Pakai APBN, Danantara Nego Terus ke China

Video | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:00 WIB

KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global

KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:16 WIB

Perbandingan Perjalanan Mudik ke Bandung dengan Whoosh dan Kereta Api Jarak Jauh

Perbandingan Perjalanan Mudik ke Bandung dengan Whoosh dan Kereta Api Jarak Jauh

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×