- Presiden Prabowo Subianto menjamin defisit APBN akan dijaga tidak melebihi batas tiga persen dari Produk Domestik Bruto.
- Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat.
- Pemerintahan Prabowo bertekad kuat untuk terus berusaha mengurangi defisit anggaran tersebut dari batas maksimal yang ditetapkan.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintahannya akan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBM) tetap sesuai batas, tidak melebihi dari 3 persen dari PDB.
Kepastian itu disampaikan Prabowo saat hadir dalam peresmian dan groundbreaking SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat.
"Saudara-saudara APBN kita tidak keluar dari parameter yang kita tetapkan, defisit kita masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri, 3 persen, defisit kita, Saudara-saudara sekalian, 3 persen dari PDB," kata Prabowo, Jumat (13/2/2026).
Tidak sekadar sesuai batas, Prabowo berkeinginan mengurangi defisit anggaran.
"Dan saya bertekad kita akan berusaha sekeras mungkin untuk kita kurangi dari situ," ujar Prabowo.
"Bahkan cita-cita kita adalah harus kita punya cita-cita, harus kita punya target, walaupun target itu sulit dikendalikan atau sulit dicapai, kita harus berani, kita harus menjadi bangsa yang berani, bukan bangsa yang menyerah, bukan bangsa yang kalah sebelum perjuangan," tuturnya.