Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 16 Februari 2026 | 11:52 WIB
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
Ilustrasi sampah makanan. (pexels.com)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo memperingatkan bahwa TPA Indonesia akan penuh paling lambat tahun 2028, menandakan darurat pengelolaan sampah nasional.
  • Sampah sisa makanan mendominasi timbulan sampah nasional 2025, mencapai 39,73%, dengan Jakarta Timur tertinggi secara volume total.
  • Kota Banjarmasin mencatat timbulan sampah makanan per kapita tertinggi, 311 kg/kapita/tahun, dipicu kebiasaan konsumsi tidak berkelanjutan.

Suara.com - Persoalan sampah di Indonesia kian mengkhawatirkan. Presiden Prabowo Subianto memperingatkan bahwa hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan tidak lagi mampu menampung timbulan sampah paling lambat 2028.

Berdasarkan analisis NEXT Indonesia Center terhadap data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), total timbulan sampah nasional pada 2025 tercatat mencapai 20,4 juta ton. Dari jumlah tersebut, sampah sisa makanan menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 39,73 persen.

Senior Analyst NEXT Indonesia Center, Sandy Pramuji, menyebut kondisi tersebut menjadi peringatan serius terhadap pola konsumsi masyarakat.

“Ini alarm bagi kita semua bahwa pola konsumsi saat ini tidak lagi berkelanjutan. Masalah sampah bukan lagi sebatas urusan kebersihan, tetapi sudah menyentuh kesehatan publik, kerusakan lingkungan, krisis iklim, dan beban fiskal pemerintah daerah,” ungkap Sandy Pramuji di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Secara volume total, Jakarta Timur tercatat sebagai wilayah dengan timbulan sampah makanan tertinggi, yakni 432.155 ton. Posisi berikutnya ditempati Jakarta Barat sebesar 402.933 ton dan Jakarta Selatan 365.040 ton.

Di luar DKI Jakarta, Kabupaten Cianjur mencatat timbulan sampah makanan 244.299 ton, disusul Kota Banjarmasin 228.152 ton, serta Kota Surabaya 227.894 ton.

Namun jika dilihat dari angka per kapita, Kota Banjarmasin mencatat angka tertinggi nasional untuk sampah makanan, yakni 311 kilogram per kapita per tahun.

"Angka di Banjarmasin menunjukkan adanya tingkat pemborosan individu yang jauh melampaui kota-kota besar di Jawa. Hal ini dipicu oleh perilaku sosial, seperti kebiasaan menyediakan makanan berlebih saat acara keluarga atau hajatan, sehingga perlu diintervensi melalui edukasi budaya konsumsi,” ujarnya.

NEXT Indonesia Center juga mencatat bahwa pelaporan data sampah melalui SIPSN hingga 2025 baru mencakup 209 kabupaten/kota dari total 514 daerah di Indonesia.

baca juga

"Data yang lengkap adalah senjata utama kita untuk merumuskan kebijakan sampah yang efektif bagi masa depan. Tanpa program yang konsisten dan terukur, ancaman TPA penuh pada 2028 akan sulit dihindari,” tutup Sandy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka

Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 17:16 WIB

24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China

24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:35 WIB

Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat

Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 06:04 WIB

Terkini

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:35 WIB

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:27 WIB

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:24 WIB

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

×