5 Fakta Heboh Rumah Jokowi Dilabeli 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps

Bangun Santoso

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:09 WIB
5 Fakta Heboh Rumah Jokowi Dilabeli 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps
Tembok Ratapan Solo yang diduga rumah Jokowi (Suara.com, Google Maps)
baca 10 detik
  • Kediaman Presiden Joko Widodo di Solo berubah nama menjadi "Tembok Ratapan Solo" di Google Maps pada Senin (16/2/2026).
  • Fenomena ini viral setelah video aksi teatrikal meratap di depan rumah tersebut tersebar luas di media sosial.
  • Ajudan pribadi Jokowi mengonfirmasi hal ini namun meminta masyarakat tidak melakukan aksi serupa di hunian pribadi tersebut.

Suara.com - Jagat media maya kembali digemparkan oleh fenomena unik yang memanfaatkan fitur pemetaan Google Maps, di mana kediaman pribadi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Jalan Kutai Utara No. 1, Sumber, Solo, mendadak berubah identitas menjadi 'Tembok Ratapan Solo'.

Popularitas lokasi ini meroket tajam setelah sebuah video aksi teatrikal seorang pemuda yang seolah-olah tengah meratap di depan gerbang rumah tersebut viral di media sosial.

Hingga akun Instagram @indopium melabelinya sebagai salah satu spot paling 'hype' bagi generasi Z saat ini.

"Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z," tulis keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Rabu (18/2/2026).

Munculnya penamaan kontroversial yang memicu rasa penasaran luas di kalangan warganet ini lantas mengundang beragam reaksi, mulai dari pihak keamanan hingga publik yang datang berkunjung.

Guna memberikan gambaran yang lebih utuh dan objektif, berikut adalah 5 fakta di balik fenomena viral 'Tembok Ratapan Solo' tersebut.

1. Perubahan Nama di Google Maps Menjadi "Tembok Ratapan Solo"

Kediaman pribadi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang berlokasi di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Solo, mendadak menjadi sorotan di dunia maya. Pada Senin (16/2/2026), koordinat rumah tersebut di platform Google Maps kedapatan berubah nama menjadi "Tembok Ratapan Solo".

Meski titik lokasi tertandai secara jelas, tampilan visual bangunan rumah tersebut tetap dalam kondisi disensor atau di-blur oleh sistem Google. Selain itu fitur (user-generated content) pada Google Maps dapat memberikan akses bagi publik untuk mengusulkan perubahan atau menambahkan penamaan baru pada suatu titik lokasi secara mandiri, seperti yang terjadi pada rumah Jokowi tersebut.

baca juga

Identitas pengusul pertama serta alasan di balik pemberian nama unik tersebut hingga saat ini masih belum teridentifikasi, baik oleh otoritas terkait maupun masyarakat umum.

2. Pemicu Viral Melalui Konten Media Sosial Gen Z

Fenomena ini semakin meluas setelah beredarnya video pendek di media sosial yang memperlihatkan seorang pemuda melakukan aksi teatrikal seolah-olah sedang meratap di depan pintu gerbang rumah Jokowi.

Salah satu faktor utama yang mempercepat meluasnya fenomena ini adalah unggahan dari akun Instagram @indopium, yang secara eksplisit memberikan label pada kediaman tersebut sebagai sebuah destinasi yang tengah naik daun atau sedang sangat 'hype' di mata generasi muda, khususnya kalangan Gen Z yang memicu rasa penasaran warganet untuk mengunjungi lokasi tersebut baik secara digital maupun fisik

3. Konfirmasi dan Tanggapan Ajudan Pribadi Jokowi

Ajudan pribadi Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengonfirmasi bahwa dirinya telah mengetahui adanya perubahan nama kediaman atasannya di Google Maps tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'

ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'

News | Senin, 16 Februari 2026 | 19:17 WIB

Gus Falah Bongkar Standar Ganda Jokowi Soal UU KPK: Wujud 'Cuci Tangan'

Gus Falah Bongkar Standar Ganda Jokowi Soal UU KPK: Wujud 'Cuci Tangan'

News | Senin, 16 Februari 2026 | 19:13 WIB

Heboh 'Tembok Ratapan Solo' Muncul di Google Maps, Ternyata Berlokasi di Kediaman Jokowi

Heboh 'Tembok Ratapan Solo' Muncul di Google Maps, Ternyata Berlokasi di Kediaman Jokowi

Lifestyle | Senin, 16 Februari 2026 | 19:03 WIB

Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, ICW: Upaya Cuci Tangan dari Kesalahan Lama

Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, ICW: Upaya Cuci Tangan dari Kesalahan Lama

News | Senin, 16 Februari 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Mau UU KPK Kembali ke Versi Lama, Eks Penyidik: Publik Tak Butuh Gimick

Jokowi Mau UU KPK Kembali ke Versi Lama, Eks Penyidik: Publik Tak Butuh Gimick

News | Senin, 16 Februari 2026 | 18:28 WIB

Jejak Jokowi soal UU KPK Terbongkar, 5 Fakta Bantah Klaim Lempar Tangan

Jejak Jokowi soal UU KPK Terbongkar, 5 Fakta Bantah Klaim Lempar Tangan

News | Senin, 16 Februari 2026 | 18:15 WIB

Jokowi Dicap Tak Konsisten Soal UU KPK: Dulu Biarkan Novel Disingkirkan, Kini Menyesal?

Jokowi Dicap Tak Konsisten Soal UU KPK: Dulu Biarkan Novel Disingkirkan, Kini Menyesal?

News | Senin, 16 Februari 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

×