Pemerintah Mulai Groundcheck Data BPJS PBI, Gus Ipul Minta Tak Ada Orang Titipan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:02 WIB
Pemerintah Mulai Groundcheck Data BPJS PBI, Gus Ipul Minta Tak Ada Orang Titipan
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah melaksanakan groundcheck data penerima iuran BPJS PBI untuk memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan akurat.
  • Menteri Sosial Gus Ipul menugaskan pendamping PKH dan petugas lapangan bekerja profesional tanpa menerima titipan pihak manapun.
  • Proses pengecekan ini tidak mengurangi alokasi 96,8 juta penerima, tetapi mengarahkan penyaluran kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Suara.com - Pemerintah mulai melakukan groundcheck atau pengecekan langsung ke lapangan terhadap data penerima bantuan iuran BPJS PBI guna memastikan bantuan tepat sasaran. Dalam proses ini, masyarakat diminta menyampaikan data secara jujur, sementara petugas diingatkan agar bekerja profesional tanpa menerima titipan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan peran penting pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan petugas lapangan dalam memastikan akurasi data penerima bantuan.

“Karena para pendamping PKH, petugas-petugas di lapangan ini adalah mata negara, telinga negara, dan mereka yang terdepan mewakili negara,” kata Gus Ipul di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Ia meminta para pendamping bekerja sesuai standar pertanggungjawaban serta menjaga integritas selama proses verifikasi data berlangsung.

“Untuk itu saya minta benar-benar bertanggungjawab, tidak subjektif, tidak menerima titipan-titipan dari siapapun agar data kita benar-benar akurat,” ujarnya.

Gus Ipul menegaskan pelaksanaan groundcheck tidak berdampak pada pengurangan jumlah penerima bantuan. Pemerintah tetap mengalokasikan BPJS PBI bagi 96,8 juta penerima manfaat, namun penyaluran diarahkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Ini tidak dikurangi. Jadi alokasi PBI ini tidak dikurangi, alokasinya tetap untuk 96,8 juta penerima manfaat. Tapi tetap alokasinya tetapi dialihkan kepada mereka yang memenuhi kriteria sesuai standar yang telah ditetapkan,” katanya.

Dalam pelaksanaan groundcheck, pemerintah melibatkan sekitar 40 ribu pendamping PKH serta ratusan mitra statistik yang difokuskan pada proses pengecekan lapangan.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti mengimbau masyarakat yang didatangi petugas agar memberikan informasi lengkap dan jujur guna mendukung pembaruan data sosial nasional.

baca juga

“Kami juga ingin menghimbau kepada nanti masyarakat atau keluarga yang didatangi oleh petugas untuk bisa memberikan data yang sejujur-jujurnya data yang lengkap karena ini tentunya akan membantu kami untuk menghadirkan DTSEN yang lebih akurat,” ujar Amalia.

Groundcheck nasional ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas data penerima bantuan sosial, sekaligus memastikan program perlindungan sosial berjalan lebih tepat sasaran tanpa adanya penerima yang tidak memenuhi kriteria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Pemborosan APBN, Pemerintah Mulai Groundcheck Data 11 Juta Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan

Cegah Pemborosan APBN, Pemerintah Mulai Groundcheck Data 11 Juta Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:34 WIB

Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai

Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 19:46 WIB

Cak Imin Sebut Masih Ada Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan, Apa Alasannya?

Cak Imin Sebut Masih Ada Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan, Apa Alasannya?

News | Senin, 16 Februari 2026 | 16:50 WIB

Terkini

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×