DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 04:29 WIB
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat bertemu dengan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam rangka satu tahun DTSEN di Kantor Kemensos, Jakarta, Jumat (20/2/2026). (Dok: Biro Humas Kemensos/Bayu Aprianto)

Suara.com - Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) resmi memasuki usia satu tahun sejak mulai diberlakukan pada 19 Februari 2025. Kehadiran DTSEN merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 yang bertujuan mewujudkan pengelolaan data sosial-ekonomi nasional yang terintegrasi, akurat, serta dapat dimanfaatkan lintas kementerian dan lembaga untuk perencanaan hingga penyaluran program secara lebih tepat sasaran.

Peringatan satu tahun DTSEN ditandai dengan penyerahan kue tart oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti kepada Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kantor Kementerian Sosial, Jumat, (20/2/2026). Acara tersebut juga dihadiri Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Namun, karena berlangsung di bulan Ramadan, kue tersebut tidak dipotong saat acara.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menegaskan bahwa DTSEN semakin kuat berkat proses pemutakhiran yang dilakukan secara berkelanjutan.

"DTSEN semakin solid karena pemutakhiran berkelanjutan. Ke depan melibatkan desa. Kalau dimutakhirkan terus dan tersambung dengan data kementerian lain, akan lebih presisi," ujar Gus Ipul.

DTSEN sendiri merupakan basis data terpadu yang memuat informasi sosial dan ekonomi individu maupun keluarga, yang digunakan sebagai referensi bersama bagi instansi pemerintah. Melalui Inpres Nomor 4 Tahun 2025, pemerintah mendorong sinergi pemanfaatan data ini agar berbagai kebijakan dan program, termasuk bantuan sosial, dapat disalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Seiring genap satu tahun pada 19 Februari 2026, berbagai langkah penguatan terus dilakukan, salah satunya melalui ground check atau verifikasi lapangan yang dilaksanakan dalam dua tahap.

Amalia menjelaskan, tahap pertama dimulai dengan ground check yang dilanjutkan pelatihan pendamping, kemudian verifikasi lapangan pada pekan berikutnya dan ditargetkan rampung pada 14 Maret 2026.

"Ground check tahap pertama ini akan dilakukan kepada 106.153 individu atau kira-kira 104.000 keluarga," terang Amalia.

Secara bersamaan, BPS juga menyiapkan tahap kedua yang akan dimulai setelah libur Lebaran, yakni pada 1 April 2026 dan berlangsung sekitar satu bulan. Tahap ini menyasar peserta PBI yang dinonaktifkan serta mereka yang tidak menderita penyakit kronis.

baca juga

"Jadi diperkirakan akan selesai di akhir bulan April untuk yang tahap kedua, di mana tahap kedua ini ground check untuk sekitar 11 juta individu atau kalau kita konversi kepada keluarga kira-kira 5,9 juta keluarga," jelas Amalia.

Pemerintah menegaskan bahwa pemutakhiran data secara berkelanjutan menjadi faktor penting untuk meningkatkan akurasi DTSEN, terlebih dengan rencana pelibatan pemerintah desa serta integrasi data lintas kementerian dan lembaga.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:56 WIB

Hari Ini, Puluhan Ribu Petugas Mulai Verifikasi Lapangan Peserta PBI-JK

Hari Ini, Puluhan Ribu Petugas Mulai Verifikasi Lapangan Peserta PBI-JK

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:10 WIB

Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai

Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 19:46 WIB

Kemensos Pandu Operator Dinsos se-Indonesia Cara Reaktivasi PBI JK

Kemensos Pandu Operator Dinsos se-Indonesia Cara Reaktivasi PBI JK

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:08 WIB

Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN

Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN

News | Senin, 16 Februari 2026 | 20:47 WIB

Cak Imin, Gus Ipul, dan Kepala BPS Bahas Akurasi Data PBI

Cak Imin, Gus Ipul, dan Kepala BPS Bahas Akurasi Data PBI

News | Senin, 16 Februari 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×