Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:08 WIB
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
Ilustrasi--Mobil Toyota Calya yang lawan arah dan ugal-ugalan di jalanan. (Instagram)
baca 10 detik
  • Mobil Calya diamuk massa di Gunung Sahari usai ugal-ugalan dan lawan arah.
  • Polisi amankan sopir minibus yang nekat lawan arus di Jakarta Pusat.
  • Insiden pengejaran minibus di Gunung Sahari berakhir tanpa korban jiwa maupun luka.

Suara.com - Aksi kejar-kejaran di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, berakhir dengan amuk massa terhadap sebuah minibus Toyota Calya bernomor polisi D-1640-AHB, Rabu (25/2/2026) sore. Kendaraan tersebut dihentikan paksa oleh warga setelah diduga melaju ugal-ugalan dan nekat melawan arah.

Rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan mobil hitam tersebut dikepung oleh puluhan orang, yang sebagian besar merupakan pengemudi ojek online. Kondisi kendaraan tampak rusak parah dengan kaca belakang pecah dan bodi penyok, sementara teriakan massa terdengar bersahut-sahutan di lokasi kejadian.

“Bannya pecahin, Pak! Bannya pecahin!” teriak seorang wanita dalam rekaman tersebut.

Sejumlah warga juga tampak berupaya membuka paksa pintu mobil di tengah situasi yang memanas. Di dekat lokasi, sebuah sepeda motor terlihat tergeletak di jalan, namun polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai keterkaitan motor tersebut dengan insiden ini.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa kendaraan kini telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

“Telah dilakukan pengamanan terhadap satu unit minibus dengan nomor polisi D-1640-AHB yang viral di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat,” ujar Reynold kepada wartawan.

Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas), peristiwa bermula sekitar pukul 17.20 WIB. Mobil yang dikemudikan oleh Hafiz Mahendra (24), warga Sidoarjo, Jawa Timur, awalnya melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Gunung Sahari. Saat hendak diberhentikan petugas kepolisian di dekat Halte Lapangan Banteng, pengemudi justru memacu kendaraannya melarikan diri.

Mobil tersebut terus melaju dan berbelok ke sejumlah ruas jalan, meliputi Jalan Gunung Sahari IV, Bungur Besar Raya, hingga Gunung Sahari V, bahkan sempat terpantau melawan arus lalu lintas. Pelarian pengemudi akhirnya terhenti di dekat Halte Busway Golden Truly setelah dihadang oleh massa yang geram.

Meski kondisi mobil mengalami kerusakan signifikan akibat aksi massa, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

baca juga

“Korban luka nihil, korban meninggal dunia juga nihil,” tegas Reynold.

Saat ini, penyidik masih mendalami penyebab pasti serta motif dari tindakan pengemudi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari

Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:37 WIB

5 Fakta Nissan Gravite MPV 7 Seater Calon Penantang Calya, Harga Tak Sampai Rp110 Juta

5 Fakta Nissan Gravite MPV 7 Seater Calon Penantang Calya, Harga Tak Sampai Rp110 Juta

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:22 WIB

Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!

Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:57 WIB

Terkini

Laporan SF Hariyanto: Kasus ISPA Akibat Karhutla di Riau Bisa Ditangani

Laporan SF Hariyanto: Kasus ISPA Akibat Karhutla di Riau Bisa Ditangani

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!

Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:48 WIB

6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan

6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Fashion sebagai Bahasa Diri, Menentukan Identitas Lewat Cara Berpakaian

Fashion sebagai Bahasa Diri, Menentukan Identitas Lewat Cara Berpakaian

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru

Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:29 WIB

PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun

PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:26 WIB

5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan

5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot

Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:17 WIB

×