RDP Komisi III DPR: LPSK Sebut Ayah Nizam Syafei Diduga Anggota Gangster

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 02 Maret 2026 | 16:52 WIB
RDP Komisi III DPR: LPSK Sebut Ayah Nizam Syafei Diduga Anggota Gangster
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Sri Suparyati. (Tangkap layar)
  • LPSK mengungkapkan ayah Nizam Syafei, mantan suami Ibu Lisnawati, diduga merupakan anggota kelompok gangster.
  • Ketua Komisi III DPR RI menginstruksikan Kapolres Sukabumi menjamin keamanan penuh Ibu Lisnawati dari ancaman.
  • DPR RI meminta kepolisian fokus pada inti permasalahan kasus kematian Nizam tanpa bertele-tele administrasi.

Suara.com - Fakta mengejutkan kembali terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI yang membahas kasus kematian tragis bocah bernama Nizam Syafei

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Sri Suparyati, mengungkap bahwa ayah kandung korban sekaligus mantan suami dari Ibu Lisnawati diduga merupakan anggota kelompok gangster.

Hal tersebut disampaikan Sri Suparyati sebagai catatan serius bagi pihak kepolisian, mengingat adanya ancaman yang terus membayangi ibu kandung korban dalam upaya mencari keadilan.

"Selain itu kami juga menginformasikan bahwa mantan suami ibu Lisna ini kebetulan adalah anggota geng, yang menurut saya juga patut untuk diatensi lebih lanjut kepada bapak kepolisian ya khususnya karena ini kaitannya dengan ancaman yang seringkali diterima oleh ibu Lisna," ujar Sri Suparyati di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Mendengar pernyataan tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman bereaksi keras. 

Ia langsung menginstruksikan Kapolres Sukabumi AKBP Samian yang hadir dalam rapat tersebut untuk memberikan jaminan keamanan penuh kepada Ibu Lisnawati.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan tidak ada ruang bagi kelompok gangster yang mencoba menghalangi proses hukum atau mengintimidasi keluarga korban.

"Sebelum ke Pak Kapolres ya, yang pertama saya minta dijamin keamanannya ibu ini, Pak. Ya. Hajar saja gangster-gangster itu. Nggak ada urusan, Pak," tegas Habiburokhman.

Habiburokhman juga menyatakan keheranannya mengapa sejauh ini belum ada tindakan tegas terhadap kelompok tersebut jika benar terjadi intimidasi. 

Ia meminta kepolisian tidak lagi berbelit-belit dalam urusan administratif atau urutan waktu (timeline) kejadian, melainkan langsung menyasar pada inti permasalahan hukum.

"Masa sudah sejauh ini belum ada penindakan, Pak. Lalu nanti jangan terlalu bertele-tele soal timeline ini, Pak. Kita nggak perlu. Yang perlu langsung ke inti masalahnya, ya mulai kesimpulan sampai ini. Ya silakan, Pak Kapolres," pungkas Habiburokhman.

Kasus Nizam Syafei kini menjadi perhatian besar Komisi III DPR RI setelah munculnya berbagai kejanggalan, mulai dari penganiayaan berulang oleh ibu tiri, dugaan pembiaran oleh ayah kandung, hingga adanya ancaman dari pihak-pihak tertentu terhadap ibu kandung korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei

Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:44 WIB

Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis

Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:00 WIB

Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:24 WIB

Terkini

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:36 WIB

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:32 WIB

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:30 WIB

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:21 WIB

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:08 WIB

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB