Dampak Hebat Perang AS-Iran: Minyak Meroket hingga Harga BBM RI Terseret!

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 10 Maret 2026 | 12:03 WIB
Dampak Hebat Perang AS-Iran: Minyak Meroket hingga Harga BBM RI Terseret!
Ilustrasi perang Iran Amerika Serikat. (Antara/Anadolu)
baca 10 detik
  • Eskalasi militer AS-Israel dan Iran menyebabkan guncangan ekonomi global signifikan karena penutupan jalur vital Selat Hormuz.
  • Dampak langsung berupa harga minyak mentah melonjak 24% menembus US$90 per barel, berpotensi mencapai US$100 per barel.
  • Kekacauan logistik udara terjadi, menyebabkan pembatalan 40.000 penerbangan dan kenaikan tajam harga avtur secara global.

Suara.com - Eskalasi militer antara koalisi Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran yang kini telah berlangsung sekitar sepekan mulai memicu guncangan luar biasa pada perekonomian global.

Tidak lagi sekadar memantik ketegangan geopolitik, perang ini telah menciptakan kelumpuhan operasional nyata yang mengancam ketahanan energi, logistik, hingga bahan baku industri di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tertutupnya jalur pelayaran vital di Selat Hormuz dan hancurnya sejumlah infrastruktur energi di kawasan Teluk membuat rantai pasokan dunia lumpuh.

Kondisi ini membawa mimpi buruk baru bagi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih, memicu kekhawatiran bahwa dampak perang ini akan jauh lebih buruk dibandingkan masa pandemi Covid-19.

Harga Minyak Menuju US$ 100 per Barel

Dampak paling instan langsung menghantam pasar energi global. Konflik ini telah melumpuhkan sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam dunia.

Akibat terhentinya aktivitas di Selat Hormuz, jalur yang dilalui seperlima produksi minyak dunia, sekitar 140 juta barel minyak atau setara 1,4 hari kebutuhan minyak dunia, tertahan. Fasilitas penyimpanan di kawasan Teluk mulai penuh, memaksa negara produsen seperti Irak memangkas produksi.

Harga minyak dunia pun merespons dengan beringas, melonjak 24% sepanjang pekan ini hingga menembus level US$ 90 per barel.

Kepala Ekonom Pasar Negara Berkembang di Capital Economics, William Jackson, memperingatkan bahwa harga minyak dapat meroket lebih tinggi.

baca juga

“Jika konflik berkepanjangan dan terutama jika mempengaruhi pasokan minyak secara nyata, baik akibat gangguan pasokan Iran maupun upaya Iran untuk memblokir Selat Hormuz, hal itu dapat menyebabkan harga minyak melonjak, mungkin hingga sekitar US$100 per barel (sekitar Rp1,22 juta),” kata William Jackson, kepala ekonom pasar negara berkembang di Capital Economics, dalam catatan kepada klien, Selasa (10/3/2026).

Senada dengan itu, analis JP Morgan menegaskan dinamika pasar telah berubah drastis.

“Pasar kini bergeser dari sekadar memperhitungkan risiko geopolitik menjadi menghadapi gangguan operasional yang nyata, ketika penutupan kilang dan pembatasan ekspor mulai mengganggu pengolahan minyak mentah serta aliran pasokan regional," tulis analis JP Morgan dalam catatan riset, dikutip dari Reuters, pada Selasa (10/3/2026).

Krisis energi ini diperparah dengan status force majeure yang diumumkan Qatar untuk ekspor gasnya pasca-serangan drone Iran. Padahal, Qatar memasok sekitar 20% kebutuhan gas alam cair (LNG) dunia.

Kekacauan Penerbangan dan Logistik Udara

Di sektor transportasi, perang ini memicu gangguan terbesar bagi industri penerbangan sejak pandemi Covid-19. Penutupan wilayah udara di kawasan Timur Tengah membuat dua hub transit terbesar di dunia, Bandara Dubai dan Doha, terdampak parah.

Tercatat sekitar 40.000 penerbangan dibatalkan, menelantarkan puluhan ribu penumpang.

Kondisi ini membuat harga avtur melonjak hingga dua kali lipat sejak konflik pecah, memaksa maskapai memutar rute dan menaikkan harga tiket penerbangan secara drastis, khususnya untuk rute Asia-Eropa.

Kapasitas kargo udara yang menyusut juga membuat biaya pengiriman logistik internasional, mulai dari komponen otomotif hingga produk segar melambung tinggi.

Efek Domestik: Harga BBM dan Kewaspadaan Jelang Lebaran

Di dalam negeri, perang yang berkecamuk di tengah momen bulan suci Ramadhan dan menjelang Lebaran ini mulai meresahkan masyarakat. Di tengah ketidakpastian global, banyak warga memilih mengerem pengeluaran dan melakukan penghematan karena khawatir akan terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok.

Saat ini, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Indonesia telah mengalami penyesuaian kenaikan pasca-gejolak Timur Tengah. Meski demikian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim stok BBM, minyak mentah, dan LPG domestik masih aman untuk setidaknya tiga pekan ke depan.

Untuk menyiasati kebuntuan jangka pendek, Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan skema pengalihan impor minyak dari Timur Tengah ke negara lain, termasuk Amerika Serikat.

Para pengamat ekonomi juga mendesak pemerintah untuk segera menyiapkan skenario darurat fiskal, termasuk mengevaluasi kembali program-program yang menelan anggaran jumbo.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Harga Minyak Dunia Naik Mulai Terasa, di Sini BBM Sudah Batasi, SPBU Antre, dan Kampus Libur

Dampak Harga Minyak Dunia Naik Mulai Terasa, di Sini BBM Sudah Batasi, SPBU Antre, dan Kampus Libur

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:48 WIB

Chappy Hakim: Era Smart War Dimulai, AI dan Drone Ubah Strategi Perang Modern

Chappy Hakim: Era Smart War Dimulai, AI dan Drone Ubah Strategi Perang Modern

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:48 WIB

Kemlu RI Kawal Kepulangan 32 WNI dari Iran, Ini Jadwal Kedatangannya

Kemlu RI Kawal Kepulangan 32 WNI dari Iran, Ini Jadwal Kedatangannya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:45 WIB

10 Hari Lagi Lebaran, Iran Mulai Terasa Seperti Neraka, Udara Beracun di Mana-mana

10 Hari Lagi Lebaran, Iran Mulai Terasa Seperti Neraka, Udara Beracun di Mana-mana

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:02 WIB

Harga Minyak Dunia Mulai Meroket, BBM Indonesia Kapan Naik?

Harga Minyak Dunia Mulai Meroket, BBM Indonesia Kapan Naik?

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×