Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB
Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengirimkan surat kedua berisi ucapan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. [Dok. Tim Media PDIP]
  • Megawati kirim surat ucapan selamat kepada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
  • Megawati sampaikan visi Trisakti Bung Karno dalam surat untuk pimpinan Iran.
  • Dubes Iran puji konsistensi Megawati dalam memperjuangkan kedaulatan dan keadilan global.

Suara.com - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menunjukkan konsistensi diplomatiknya terhadap Republik Islam Iran. Setelah sebelumnya menyampaikan duka cita mendalam, Megawati kini mengirimkan surat kedua berisi ucapan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar Megawati. Ia menyoroti respons cepat Megawati saat Iran kehilangan pemimpin sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel.

"Dubes Mohammad Boroujerdi menyebut Ibu Megawati selalu menjadi yang pertama memberikan perhatian. Beliau menggambarkan sosok pemimpin yang tidak hanya cinta perdamaian, tetapi juga konsisten memperjuangkan nilai kemanusiaan dan keadilan global," ujar Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengirimkan surat kedua berisi ucapan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. [Dok. Tim Media PDIP]
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengirimkan surat kedua berisi ucapan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. [Dok. Tim Media PDIP]

Saat menerima kunjungan Dubes Iran beberapa hari lalu, Megawati menyerahkan surat terbaru untuk Mojtaba Khamenei sembari mengenang komunikasi diplomatik sebelumnya.

"Ini adalah surat kedua saya. Saya merasa gembira karena kini Iran telah memiliki pemimpin kembali," ungkap Megawati.

Dalam surat tertanggal 9 Maret 2026 tersebut, Megawati menekankan bahwa terpilihnya Mojtaba Khamenei merupakan momentum krusial untuk menyatukan kepemimpinan Iran di tengah masa sulit.

"Pemilihan ini menjadi saksi nyata atas kepemimpinan, kecakapan, kedalaman ilmu, serta keteguhan Yang Mulia dalam menyatukan kepemimpinan Iran," tulis Megawati.

Megawati juga menegaskan kembali visi geopolitik Bung Karno mengenai kemandirian bangsa dan perlawanan terhadap imperialisme yang dinilainya sangat relevan bagi Iran. Menurutnya, rekam jejak peradaban Iran yang panjang telah membentuk semangat juang luar biasa di tengah tekanan sanksi ekonomi global.

"Bangsa Iran mampu hadir sebagai bangsa yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, atau yang dikenal dengan Trisakti Bung Karno," lanjutnya dalam surat tersebut.

Lebih lanjut, Megawati meyakini Mojtaba Khamenei dapat meneruskan jejak para pemimpin revolusi pendahulunya yang menjunjung tinggi martabat bangsa dan menolak tunduk pada kekuatan neo-imperialisme. Ia menilai pandangan tersebut sejalan dengan pemikiran mendasar Bung Karno dalam menegakkan keadilan global.

Mengakhiri suratnya, Megawati memanjatkan doa agar Iran di bawah kepemimpinan baru dapat segera bangkit dari krisis.

"Saya menyampaikan doa tulus agar Yang Mulia senantiasa memperoleh kekuatan dan kebijaksanaan Ilahi untuk menuntun bangsa Iran menuju kemajuan yang berkeadilan, bermartabat, serta membangun dunia yang lebih damai," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel

Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 05:13 WIB

Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS

Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:13 WIB

AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:57 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:34 WIB

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:12 WIB

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:06 WIB

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:50 WIB

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:33 WIB

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB