Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia
Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal, Muhadjir Effendy. (Suara.com/Lilis)
  • Muhammadiyah terapkan Kalender Hijriah Global Tunggal sebagai hasil ijtihad keagamaan modern.
  • Muhadjir Effendy jelaskan penentuan hilal global tidak dibatasi sekat wilayah negara.
  • Kriteria wujudul hilal global berlaku untuk seluruh dunia menurut metodologi Muhammadiyah.

Suara.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan penjelasan mengenai sistem penetapan hari-hari besar Islam yang mereka gunakan. Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal, Muhadjir Effendy, mengungkapkan bahwa sistem ini merupakan hasil kajian tajdid (pembaruan) yang mendalam di internal organisasi.

"Namanya Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)," ujar Muhadjir usai menunaikan shalat Id, Jumat (20/3/2026).

Melalui metode ini, penentuan keberadaan atau wujudul hilal tidak lagi dibatasi oleh sekat-sekat wilayah teritorial sebuah negara.

"Sekarang, kriteria wujudul hilal tidak hanya diukur di wilayah tertentu, tetapi berlaku untuk seluruh dunia," jelas Muhadjir.

Sebagai contoh konkret, ia memaparkan fenomena posisi bulan sabit yang terpantau di belahan bumi bagian utara pada tahun ini.

"Kebetulan tahun ini pada tanggal satu, hilal muncul di Alaska. Ketika hilal sudah muncul di Alaska, maka hal itu berlaku untuk seluruh dunia, tidak hanya di wilayah tersebut," paparnya mengenai mekanisme kerja KHGT.

Penerapan KHGT ini menandai pergeseran signifikan dari metode pemantauan hilal sebelumnya yang terbatas pada cakupan lokal Indonesia.

"Sekarang wujudul hilal berlaku global. Kalender Hijriah Global Tunggal ini sudah diratifikasi oleh lebih dari 10 negara," tambah Muhadjir.

Ia juga memberikan tamsil bahwa keyakinan terhadap sistem ini serupa dengan logika dasar dalam beriman.

"Seperti syahadat, kita bersaksi kepada Allah bukan karena melihat-Nya secara fisik, melainkan karena keyakinan dan akal sehat yang menyatakan keberadaan Tuhan. Atas dasar itulah kita bersyahadat," tuturnya memberikan perumpamaan.

Muhadjir meyakini bahwa perbedaan metodologi dalam penentuan kalender merupakan hal lumrah yang didasari pada kekuatan argumen masing-masing. Menurutnya, perbedaan cara pandang ini tidak perlu dipertajam karena merupakan bagian dari perkembangan ijtihad keagamaan yang modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026

Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:21 WIB

Mengapa Banyak Orang Rela Sewa iPhone Saat Mudik Lebaran: Menguak Ironi di Balik Gengsi

Mengapa Banyak Orang Rela Sewa iPhone Saat Mudik Lebaran: Menguak Ironi di Balik Gengsi

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:19 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Terkini

MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan

MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:10 WIB

Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat

Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:15 WIB

Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat

Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:04 WIB

'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M

'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:03 WIB

Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!

Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:02 WIB

Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas

Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:52 WIB

Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun

Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:35 WIB

Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar

Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:19 WIB

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:04 WIB

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:02 WIB