Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

Galih Prasetyo

Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:37 WIB
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
Seorang turis asal Amerika Serikat diamankan pecalang setelah kedapatan melanggar aturan Hari Raya Nyepi di Bali. [NY Post]
baca 10 detik
  • Seorang turis Amerika Serikat bernama Karl Adolf Amrhein (57) diamankan pecalang di Sukawati saat Nyepi.
  • Pelanggaran ini terjadi karena ia berjalan di jalan utama Bali meskipun ada larangan total aktivitas selama 24 jam.
  • Setelah diperiksa, turis tersebut diantar ke vila terdekat dan mendapat peringatan keras agar tidak melanggar lagi.

Suara.com - Seorang turis asal Amerika Serikat diamankan pecalang setelah kedapatan melanggar aturan Hari Raya Nyepi di Bali.

Pria bernama Karl Adolf Amrhein (57) tertangkap berjalan di jalan utama Desa Sukawati sekitar pukul 07.00 pagi.

Pecalang menyatakan warga negara asing itu ditahan karena melanggar aturan Nyepi yang berlaku bagi semua orang di Bali.

“Kami mengamankan seorang warga negara Amerika Serikat yang ditemukan berkeliaran saat Nyepi,” kata seorang petugas.

Kabar kelakuan turis AS di Bali ini juga jadi sorotan media NY Post.

Pecalang atau petugas keamanan adat Bali berpatroli saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026) malam. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj]
Pecalang atau petugas keamanan adat Bali berpatroli saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026) malam. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj]

Menurut polisi, pria tersebut sempat berpura-pura bisu saat dibawa ke kantor polisi dan meminta agar dilepaskan.

Setelah akhirnya berkomunikasi, ia mengaku sedang mencari tempat tinggal karena terpaksa keluar dari hotel sebelumnya.

“Dia mengakui dipaksa meninggalkan hotel di Ubud karena masa menginapnya sudah habis,” ujar pihak kepolisian.

Setelah diperiksa, turis itu kemudian diantar ke sebuah vila terdekat untuk tinggal sementara dan diberi peringatan keras agar tidak mengulangi pelanggaran.

baca juga

"Insiden ini terjadi saat otoritas Bali kembali mengingatkan wisatawan untuk memahami ketatnya aturan Nyepi. Selama 24 jam, seluruh aktivitas di pulau dihentikan total, termasuk lampu, musik, kendaraan, hingga penerbangan," tulis laporan NY Post.

Peristiwa serupa pernah terjadi pada 2020 ketika turis Amerika lainnya diamankan di Kuta karena tetap berlari saat Nyepi.

Saat ditegur warga, pria itu mengatakan, “Saya hanya ingin jogging,” dan menolak kembali ke vilanya.

Nyepi merupakan Tahun Baru Saka dalam tradisi Hindu Bali dan menjadi momen refleksi, meditasi, serta penyucian diri. Sekitar 87 persen penduduk Bali beragama Hindu dan mengikuti rangkaian ritual yang berlangsung selama beberapa hari.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bule Lecehkan dan Langgar Aturan Nyepi, Terancam Dilaporkan hingga Dideportasi

Viral Bule Lecehkan dan Langgar Aturan Nyepi, Terancam Dilaporkan hingga Dideportasi

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harmoni dalam Perbedaan: Refleksi Nyepi dan Dinamika Idulfitri di Indonesia

Harmoni dalam Perbedaan: Refleksi Nyepi dan Dinamika Idulfitri di Indonesia

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 06:13 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nyepi 2026, Bali Hening Total, Jalanan dan Tol Sepi Tanpa Aktivitas

Nyepi 2026, Bali Hening Total, Jalanan dan Tol Sepi Tanpa Aktivitas

Foto | Jum'at, 20 Maret 2026 | 06:00 WIB

Jadwal Operasional BRI Wilayah Bali saat Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

Jadwal Operasional BRI Wilayah Bali saat Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

Bri | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:16 WIB

Terkini

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

×