Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB
Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan
Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis. (Instagram/@cholilnafis)
baca 10 detik
  • MUI imbau umat Islam hormati Hari Raya Nyepi demi menjaga toleransi beragama.
  • Cholil Nafis minta takbiran tidak gunakan pengeras suara besar saat Nyepi.
  • Dialog antarumat beragama kunci kelancaran ibadah Lebaran dan Nyepi secara damai.

Suara.com - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis, mengimbau umat Islam di Indonesia untuk senantiasa menghormati pelaksanaan Hari Raya Nyepi, terutama di wilayah-wilayah yang masyarakatnya hidup berdampingan dengan umat Hindu. Imbauan ini bertujuan agar momentum Ramadan dan perayaan Idulfitri tetap menjaga kekhusyukan ibadah Nyepi.

"Setiap umat beragama harus mendapatkan ruang yang setara untuk menjalankan ibadahnya. Bagi saudara-saudara kita yang merayakan Nyepi, umat Muslim tidak boleh mengganggu," ujar Cholil Nafis usai mengikuti konferensi pers Sidang Isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, menjamin kebebasan setiap pemeluk agama untuk beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Menurutnya, semangat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama sangat krusial, terlebih saat hari besar dua agama berlangsung dalam waktu yang berdekatan.

Secara khusus, Cholil mengingatkan umat Islam di Bali agar lebih bijak dalam melaksanakan takbiran pada malam Idulfitri. Ia menyarankan agar gema takbir tetap dilakukan, namun dengan volume yang proporsional tanpa menggunakan pengeras suara luar secara berlebihan guna menghormati umat Hindu yang sedang melaksanakan Catur Brata Penyepian.

"Silakan tetap bertakbir, namun kami minta untuk tidak menggunakan pengeras suara yang sangat besar agar tidak mengganggu kekhidmatan saudara kita yang sedang Nyepi," tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya dialog dan koordinasi yang baik di tingkat lokal agar seluruh rangkaian ibadah kedua agama dapat berjalan beriringan dengan nyaman.

"Melalui komunikasi yang baik, kita dapat melaksanakan ibadah secara maksimal demi terwujudnya Indonesia yang damai dan sejahtera," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?

Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 04:42 WIB

Konspirasi Basa-Basi: Lebaran Itu Silaturahmi atau Ruang Interogasi?

Konspirasi Basa-Basi: Lebaran Itu Silaturahmi atau Ruang Interogasi?

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 04:11 WIB

Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai

Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:12 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×