Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
Ilustrasi penembakan. [Ist]
  • Kontak tembak di Kampung Sori, Maybrat, pada 22 Maret pagi menyebabkan dua prajurit TNI AL gugur.
  • Selain korban jiwa, satu prajurit kritis dan KKB dilaporkan berhasil merampas dua pucuk senjata api.
  • Gubernur Papua Barat Daya memberikan dukungan moril sekaligus menekankan perlunya koordinasi keamanan lintas sektor.

Suara.com - Situasi keamanan di wilayah Papua Barat Daya kembali memanas setelah terjadi insiden kontak tembak antara prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Maybrat ini mengakibatkan dua prajurit terbaik bangsa gugur di medan tugas, sementara satu prajurit lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Kejadian ini menambah daftar panjang rentetan kekerasan yang melibatkan kelompok separatis di wilayah kepala burung Papua.

Insiden maut tersebut dilaporkan terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, pada Minggu (22/3) pagi sekitar pukul 07.00 WIT.

Wilayah Aifat Selatan memang dikenal sebagai salah satu titik dengan kerawanan tinggi karena kondisi geografisnya yang berupa hutan lebat dan perbukitan, yang sering dimanfaatkan oleh kelompok bersenjata untuk melakukan serangan mendadak terhadap aparat keamanan maupun warga sipil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara tersebut berinisial Prada Marinir AS yang berasal dari satuan Yonmar 7 dan Prada Marinir ES dari satuan Yonmar 10.

Selain korban jiwa, satu prajurit lainnya yakni Kopda Marinir ES dari Yonmar 7, saat ini tengah berjuang melewati masa kritis akibat luka tembak yang dideritanya dalam kontak senjata tersebut.

Pasca-kejadian, prioritas utama aparat adalah melakukan evakuasi terhadap para korban. Ketiga prajurit Marinir tersebut segera dilarikan menuju Kota Sorong untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Saat ini, para korban telah berada di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. R. Oetojo Sorong.

Selain jatuhnya korban jiwa dan luka, pihak berwenang juga melaporkan adanya kerugian materiil berupa hilangnya dua pucuk senjata api milik prajurit yang dirampas oleh anggota KKB sesaat setelah kontak tembak terjadi.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, memberikan perhatian serius terhadap tragedi ini. Di tengah suasana duka, Gubernur Elisa Kambu didampingi Bupati Maybrat langsung bergerak memberikan dukungan moril.

Kehadiran pimpinan daerah ini bertujuan untuk memastikan bahwa keluarga korban mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah daerah maupun pusat atas pengabdian yang telah diberikan oleh para prajurit tersebut.

“Kita turut berbelasungkawa atas gugurnya dua putra terbaik bangsa yang saat ini sedang menjalankan tugas negara. Kita semua berharap ke depan para personel yang bertugas lebih berhati-hati, sehingga kejadian serupa tidak terulang,” kata Elisa Kambu sebagaimana dilansir Antara.

Gubernur menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah keluarga korban adalah bentuk empati dan penghormatan tertinggi.

Dukungan moral sangat dibutuhkan mengingat para prajurit ini gugur saat menjaga kedaulatan dan stabilitas di wilayah Papua Barat Daya yang merupakan provinsi termuda di Indonesia.

“Kami hadir untuk memberikan doa dan dukungan kepada keluarga kedua prajurit yang gugur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Elisa Kambu menyoroti eskalasi kekerasan yang belakangan ini kerap terjadi di beberapa titik di wilayahnya.

Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas hilangnya nyawa manusia dalam konflik yang terus berlanjut.

Menurutnya, segala bentuk tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun karena hanya akan meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan menghambat pembangunan di Papua.

“Ke depan kita berharap tidak ada lagi tindakan seperti ini yang sampai merenggut nyawa manusia,” katanya.

Gubernur juga memaparkan bahwa insiden serupa tidak hanya terjadi di Maybrat, tetapi juga sempat pecah di wilayah Kabupaten Tambrauw dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini menunjukkan adanya pola gangguan keamanan yang perlu diantisipasi secara serius melalui koordinasi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Stabilitas keamanan menjadi syarat mutlak agar roda pemerintahan dan aktivitas ekonomi masyarakat di Papua Barat Daya dapat berjalan normal.

Dalam pandangan Gubernur, diperlukan penguatan konsolidasi untuk menjaga keamanan wilayah.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menutup mata dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan mereka dari pengaruh kelompok-kelompok yang ingin mengacaukan situasi keamanan.

“Kewajiban kita adalah memastikan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menciptakan kondisi yang aman di wilayah ini,” ujarnya.

Hingga saat ini, aparat keamanan gabungan dilaporkan masih melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku yang melarikan diri ke arah hutan usai melakukan penyerangan dan perampasan senjata.

Penjagaan di titik-titik rawan di Distrik Aifat Selatan dan sekitarnya juga diperketat guna mencegah adanya serangan susulan serta untuk memberikan rasa aman bagi warga setempat yang merasa khawatir pasca-insiden kontak tembak tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan

Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:15 WIB

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini

Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:45 WIB

Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani

Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 20:47 WIB

Kecam Kekejian kepada Warga Sipil, Tokoh Muda Serukan Evaluasi Pendekatan Penanganan Papua

Kecam Kekejian kepada Warga Sipil, Tokoh Muda Serukan Evaluasi Pendekatan Penanganan Papua

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:00 WIB

Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat

Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 21:48 WIB

Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun

Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB