Kecam Kekejian kepada Warga Sipil, Tokoh Muda Serukan Evaluasi Pendekatan Penanganan Papua

Galih Prasetyo

Rabu, 11 Maret 2026 | 13:00 WIB
Kecam Kekejian kepada Warga Sipil, Tokoh Muda Serukan Evaluasi Pendekatan Penanganan Papua
Personel Komando Operasi (Koops) TNI Papua dengan temuan barang bukti usai menggagalkan penyerangan kelompok bersenjata di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (2/3/2026). (ANTARA/HO-Koops TNI Papua)
  • Tokoh Pemuda Papua, Habelino Sawaki, mengecam keras aksi kekerasan TPNPB terhadap masyarakat sipil Papua.
  • Habelino menekankan bahwa penyelesaian masalah Papua memerlukan pendekatan berbasis empati, kepercayaan, dan pemahaman sosial.
  • Ia berharap Presiden Prabowo merumuskan strategi baru Papua yang humanis, damai, serta mengedepankan kesejahteraan masyarakat.

Suara.com - Tokoh Pemuda Papua, Habelino Sawaki, mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) terhadap masyarakat sipil di Papua.

a menilai tindakan brutal tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Saya tidak membenarkan aksi kekerasan seperti ini. Tindakan yang menyasar warga sipil adalah kekejian yang tidak memiliki tempat dalam perjuangan apa pun,” kata Habelino dalam keterangannya.

Menurutnya, aksi kekerasan yang dilakukan kelompok separatis justru merugikan masyarakat Papua sendiri.

Ia menegaskan bahwa kekerasan tidak pernah menjadi solusi bagi persoalan di Tanah Papua.

“Siapa pun yang menggunakan kekerasan terhadap rakyat sipil telah melukai nilai kemanusiaan dan merusak masa depan generasi Papua,” ujarnya.

Habelino juga menilai persoalan Papua tidak cukup diselesaikan hanya dengan pendekatan teknokratis atau administratif.

Ia menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan empati, kepercayaan, dan pemahaman mendalam terhadap kondisi sosial masyarakat Papua.

“Masalah Papua bukan hanya soal program atau proyek pembangunan. Yang paling penting adalah siapa yang bekerja dan bagaimana mereka bekerja dengan hati,” katanya.

“Banyak orang pintar di Jakarta, tetapi Papua membutuhkan orang-orang yang benar-benar memahami dan tulus bekerja untuk masyarakatnya,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan hanya bisa berjalan efektif jika situasi keamanan dan kepercayaan masyarakat terjaga.

Karena itu, pendekatan keamanan menurutnya harus diimbangi dengan dialog dan upaya membangun kepercayaan.

“Percepatan pembangunan akan berjalan baik jika situasinya damai. Karena itu pendekatan yang dilakukan harus mampu menghadirkan rasa keadilan dan kepercayaan bagi masyarakat Papua,” tuturnya.

Sebagai anak Papua sekaligus alumni Universitas Pertahanan Indonesia, Habelino berharap pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dapat merumuskan strategi baru yang lebih komprehensif untuk Papua.

“Saya percaya Presiden Prabowo memiliki pengalaman panjang terkait Papua. Momentum ini harus menjadi kesempatan untuk merumuskan pendekatan baru yang lebih bijak, humanis, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Ia menegaskan masa depan Papua harus dibangun melalui jalan damai, penghormatan terhadap masyarakat adat, serta pembangunan yang adil dan transparan.

“Kita semua ingin Papua damai, maju, dan masyarakatnya hidup bermartabat. Kekerasan bukan jalan keluar. Yang dibutuhkan adalah ketulusan, kejujuran, dan keberanian untuk melakukan perbaikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun

Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 10:35 WIB

Berlumur Lumpur ke Pengadilan: Mengapa Masyarakat Adat Malind Menggugat Proyek Jalan PSN di Merauke?

Berlumur Lumpur ke Pengadilan: Mengapa Masyarakat Adat Malind Menggugat Proyek Jalan PSN di Merauke?

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:55 WIB

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas Aibon Kogoya dan Sita 561 Butir Amunisi!

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas Aibon Kogoya dan Sita 561 Butir Amunisi!

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:18 WIB

Papua Connection Kutuk Kekerasan KKB: Serangan ke Guru dan Nakes Bentuk Teror Kemanusiaan

Papua Connection Kutuk Kekerasan KKB: Serangan ke Guru dan Nakes Bentuk Teror Kemanusiaan

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:05 WIB

Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire

Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:31 WIB

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:57 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:34 WIB

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:12 WIB

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:06 WIB

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB