Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB
Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas
Serangan rudal Iran ke Israel dan pangkalan sekutu memicu ketegangan global dan ancaman Amerika Serikat.
baca 10 detik
  • Iran menyerang fasilitas militer Israel, Kuwait, dan UEA menggunakan rudal jarak jauh strategis.

  • Israel menutup sekolah dan melarang kerumunan besar setelah gagal mencegat rudal kiriman Iran.

  • Donald Trump mengancam hancurkan pembangkit listrik jika Iran tidak segera membuka Selat Hormuz.

Suara.com - Eskalasi besar kembali mengguncang kawasan Timur Tengah melalui aksi militer terbaru dari pihak Teheran Iran.

Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC secara resmi mengonfirmasi peluncuran serangan yang menyasar sejumlah titik vital.

Operasi militer berskala besar tersebut diarahkan langsung ke wilayah kedaulatan Israel serta Kuwait dan Uni Emirat Arab.

Pihak IRGC mengklaim bahwa gempuran rudal ini telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa hingga melampaui 200 orang.

Laporan dari Al Jazeera menyebutkan serangan ke Israel difokuskan pada instalasi militer dan pusat keamanan strategis.

Beberapa wilayah yang menjadi target utama mencakup kota Arad, Dimona, Eliat, Beersheba, hingga kawasan Kiryat Gat.

Tidak hanya Israel, Teheran juga melebarkan jangkauan serangan ke fasilitas militer di negara tetangga lainnya.

Pangkalan udara Ali Al Salem yang berlokasi di Kuwait menjadi salah satu titik yang terkena hantaman rudal.

Di wilayah Uni Emirat Arab, pangkalan militer Al Minhad dan Al Dhafra juga tidak luput dari target operasi.

baca juga

Kondisi di lapangan menunjukkan adanya kepanikan luar biasa seiring dengan dentuman ledakan di berbagai titik strategis.

The Times of Israel merilis data bahwa terdapat setidaknya 100 orang yang menderita luka-luka serius.

Meskipun laporan korban luka sangat banyak, pihak berwenang setempat menyatakan belum ada laporan mengenai angka kematian.

Pasukan pertahanan Israel mengonfirmasi bahwa sistem proteksi udara mereka telah bekerja secara aktif saat kejadian berlangsung.

Namun sistem pertahanan tersebut dilaporkan menemui kendala dan gagal menghentikan terjangan proyektil rudal kiriman pihak Iran.

Sebagai langkah antisipasi susulan, pemerintah Israel kini memutuskan untuk menutup seluruh aktivitas institusi pendidikan sekolah.

Otoritas setempat juga menerapkan larangan ketat terhadap kerumunan massa yang melebihi jumlah 50 orang hingga Selasa.

Sebagai bentuk pembalasan, militer Israel langsung meluncurkan serangan balasan ke berbagai infrastruktur pemerintah di Tehran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan kegelisahannya atas situasi genting yang sedang menimpa negaranya saat ini.

Benjamin Netanyahu mengatakan kejadian ini "Malam yang sangat sulit dalam kampanye untuk masa depan kita."

Pernyataan tersebut mencerminkan betapa seriusnya ancaman keamanan yang dihadapi oleh penduduk Israel dalam konflik kali ini.

Perselisihan antara blok Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah meruntuhkan stabilitas keamanan di Timur Tengah.

Negara-negara di sekitar kawasan yang menampung fasilitas militer asing kini berada dalam posisi yang sangat rentan.

Sentimen diplomatik ikut memanas seiring dengan langkah tegas yang diambil oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Arab Saudi secara resmi menetapkan status persona non grata terhadap staf kedutaan serta atase militer pihak Iran.

Para diplomat dari Teheran tersebut dipaksa untuk segera angkat kaki dari wilayah Arab Saudi dalam waktu 24 jam.

Langkah pengusiran diplomatik yang sangat drastis ini sebelumnya juga sudah dilakukan oleh pemerintah Qatar terlebih dahulu.

Ketegangan ini menarik perhatian langsung dari pemimpin Amerika Serikat yang memberikan peringatan sangat keras bagi Iran.

Presiden AS Donald Trump kini telah melontarkan ultimatum terbuka agar Teheran segera membuka akses di Selat Hormuz.

Donald Trump memberikan batas waktu singkat selama 24 jam bagi Iran untuk memenuhi tuntutan internasional tersebut secara penuh.

Jika diabaikan, Donald Trump mengancam akan menghancurkan fasilitas pembangkit listrik di Iran sebagai konsekuensi militer yang nyata.

Situasi di jalur perdagangan internasional tersebut kini menjadi perhatian dunia karena potensi dampak ekonomi yang sangat besar.

Hingga saat ini, pergerakan militer di perbatasan terus dipantau secara ketat oleh berbagai badan intelijen lintas negara.

Dunia internasional mengkhawatirkan pecahnya perang terbuka yang lebih luas jika diplomasi gagal meredam kemarahan antar negara tersebut.

Penyelesaian konflik ini masih tampak buntu mengingat kedua belah pihak tetap bertahan pada posisi militer masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Terkini

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

×