Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
Selat Hormuz (Suara.com)
baca 10 detik
  • Jepang pertimbangkan kirim pasukan penyapu ranjau ke Selat Hormuz pasca gencatan senjata tercapai.

  • Menlu Motegi menegaskan teknologi militer Jepang sangat mumpuni untuk membantu pembersihan wilayah perairan.

  • Satu warga Jepang di Iran telah dibebaskan dan pemerintah upayakan pembebasan jurnalis NHK.

Menlu Jepang itu mengatakan bahwa "tidak ada janji khusus" yang dibuat dalam pertemuan diplomatik itu.

Segala keputusan terkait pengiriman pasukan akan tetap diputuskan secara mandiri oleh otoritas pemerintah Tokyo.

Tidak ada beban politik yang dibawa pulang oleh delegasi Jepang setelah melakukan kunjungan ke Amerika.

Situasi di Timur Tengah sendiri memang terus memanas dan melibatkan banyak aktor kekuatan global.

Eskalasi mulai meningkat tajam setelah serangan udara besar-besaran diluncurkan pada akhir bulan Februari lalu.

Kestabilan kawasan saat ini menjadi taruhan besar bagi kelangsungan ekonomi banyak negara di dunia.

Jepang merupakan salah satu negara yang paling terdampak jika jalur distribusi minyak bumi terhambat.

Lebih dari sembilan puluh persen pasokan minyak mentah Jepang berasal dari negara-negara Timur Tengah.

Sebagian besar komoditas energi tersebut harus melewati Selat Hormuz sebelum mencapai pelabuhan di Jepang.

baca juga

Hal inilah yang memicu urgensi bagi Tokyo untuk memastikan wilayah tersebut tetap kondusif bagi kapal.

Selain urusan militer Motegi juga mengabarkan perkembangan positif terkait warga negaranya di Iran.

Salah satu dari dua orang yang sempat ditahan oleh otoritas setempat kini telah resmi dibebaskan.

Warga tersebut dikabarkan sudah berada dalam perjalanan pulang menuju tanah air melalui jalur udara.

Kementerian Luar Negeri memberikan konfirmasi bahwa individu tersebut telah mendarat dengan selamat di Tokyo.

Berdasarkan pemeriksaan awal kondisi kesehatan pria yang sempat ditahan sejak Juni tersebut sangat baik.

"Kami sedang berupaya untuk segera membebaskan individu lainnya," kata Motegi dengan nada yang optimis.

Pemerintah Jepang saat ini masih bernegosiasi untuk memulangkan satu warga negara yang masih tersisa.

Identitas warga yang masih ditahan tersebut diduga kuat merupakan petinggi dari lembaga penyiaran publik NHK.

Kepala biro Teheran tersebut dilaporkan telah diamankan oleh aparat setempat sejak bulan Januari yang lalu.

Informasi mengenai penahanan ini sudah disampaikan secara resmi oleh pemerintah sejak awal bulan Maret.

Pihak kementerian terus mendesak agar proses pembebasan bisa dilakukan secepat mungkin demi kemanusiaan.

Komunikasi diplomatik dengan pihak Iran terus dilakukan di tengah situasi keamanan yang belum menentu.

Keamanan warga negara menjadi prioritas tertinggi selain urusan pengamanan jalur pasokan energi nasional.

Pemerintah akan menggunakan segala saluran komunikasi agar konflik ini tidak semakin merugikan warga sipil.

Tokyo berharap stabilitas di wilayah perairan Selat Hormuz bisa segera pulih seperti sedia kala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×