Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Dicky Prastya

Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah berpotensi meningkatkan volatilitas harga energi global dan biaya logistik perdagangan internasional.
  • Gangguan Selat Hormuz, penyumbang 30% minyak dunia, berdampak pada harga energi impor Indonesia melalui Singapura dan Malaysia.
  • Peningkatan biaya energi berpotensi menekan industri negara mitra ekspor sehingga memengaruhi permintaan produk dari Indonesia.

Suara.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank menilai kalau konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat vs Iran yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan volatilitas harga energi global serta biaya logistik perdagangan internasional.

Head of Indonesia Eximbank Institute, Rini Satriani menyatakan, kawasan tersebut memiliki peran strategis dalam sistem energi global karena menyumbang lebih dari 30 persen produksi minyak dunia. Sementara sekitar 20–30 persen perdagangan minyak global melewati Selat Hormuz.

"Gangguan pada jalur ini dapat dengan cepat mempengaruhi harga energi internasional sekaligus meningkatkan biaya logistik perdagangan global," katanya, dikutip dari siaran pers, Senin (23/3/2026).

Walaupun impor minyak Indonesia tidak secara langsung berasal dari Timur Tengah, ia menyebut dampaknya tetap dapat dirasakan melalui jalur perdagangan regional.

Sekitar 75 persen impor minyak Indonesia berasal dari Singapura dan Malaysia, yang merupakan pusat perdagangan dan pengolahan minyak di Asia.

Kedua negara tersebut juga mengimpor minyak mentah dari Timur Tengah, sehingga gangguan pasokan di kawasan tersebut dapat mendorong kenaikan harga energi yang dihadapi Indonesia.

Head of Indonesia Eximbank Institute, Rini Satriani. [LPEI]
Head of Indonesia Eximbank Institute, Rini Satriani. [LPEI]

Indonesia Eximbank Institute juga mencermati dampak perubahan distribusi energi global terhadap negara-negara pengimpor utama minyak Timur Tengah seperti Tiongkok, Jepang, India, dan Korea Selatan.

Menurutnya, negara-negara tersebut merupakan konsumen energi utama dari kawasan Teluk sekaligus pasar ekspor penting bagi Indonesia.

Ia menyatakan peningkatan biaya energi berpotensi menekan aktivitas industri di negara-negara tersebut dan memengaruhi permintaan terhadap produk ekspor Indonesia.

baca juga

Apabila ketegangan geopolitik berlangsung dalam periode yang relatif lama, harga minyak global sepanjang 2026 diperkirakan bergerak pada kisaran 85–120 Dolar AS per barel secara rata-rata, atau sekitar Rp 1,4 juta hingga Rp 2 juta.

Rini menyebut angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata awal tahun yang masih berada di sekitar 60 Dolar AS per barel, atau sekitar Rp 1 jutaan.

Tak hanya itu, kenaikan harga energi dan biaya logistik berpotensi meningkatkan biaya produksi di berbagai sektor industri global.

Bagi eksportir Indonesia, tekanan tersebut akan lebih terasa pada sektor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor seperti industri manufaktur, petrokimia, dan logam dasar.

Dalam kondisi tersebut, kenaikan biaya input dapat menggerus margin produksi, terutama apabila di saat yang sama permintaan global mengalami perlambatan.

Selain itu, volatilitas pasar keuangan global juga dapat menimbulkan tekanan terhadap nilai tukar  negara-negara emerging markets, termasuk Indonesia.

"Pelemahan nilai tukar berpotensi meningkatkan biaya impor bahan baku bagi industri domestik sehingga memperbesar tekanan biaya bagi sektor yang berorientasi ekspor," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Profil Rudal AD-08 Majid Iran Penjatuh Pesawat Canggih F-35, Pantas Amerika Serikat Ketar-ketir

Profil Rudal AD-08 Majid Iran Penjatuh Pesawat Canggih F-35, Pantas Amerika Serikat Ketar-ketir

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 14:32 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Gawat! Anggota Polres Tanjungbalai Diduga Mesum Digerebek Warga

Gawat! Anggota Polres Tanjungbalai Diduga Mesum Digerebek Warga

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 14:17 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset di DPR, Eks Pimpinan KPK Soroti Lemahnya Pemburuan Aset Koruptor

Bahas RUU Perampasan Aset di DPR, Eks Pimpinan KPK Soroti Lemahnya Pemburuan Aset Koruptor

News | Senin, 21 September 2026 | 14:17 WIB

Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026

Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:16 WIB

Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina

Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina

News | Senin, 21 September 2026 | 14:14 WIB

Siap Eksekusi Arahan Prabowo, Bahlil Bakal Sulap Batu Bara Jadi Bensin

Siap Eksekusi Arahan Prabowo, Bahlil Bakal Sulap Batu Bara Jadi Bensin

News | Senin, 21 September 2026 | 14:14 WIB

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:13 WIB

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:10 WIB

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 14:09 WIB

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

×