Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Ronald Seger Prabowo

Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
Ilustrasi konflik perang Timur Tengah yang melibatkan Iran vs AS-Israel. (BBC)
baca 10 detik
  • Pemerintah China mendesak semua pihak di Timur Tengah menghentikan operasi militer untuk menghindari kekacauan regional dan dampak global.
  • Direktur Eksekutif IEA menyatakan krisis energi global saat ini lebih parah dari krisis 1970-an akibat gangguan pasokan energi.
  • Solusi krusial terhadap krisis energi adalah pembukaan kembali jalur pelayaran vital Selat Hormuz yang terganggu oleh konflik.

Suara.com - Pemerintah China mengeluarkan peringatan keras terkait eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya yang berdampak pada Selat Hormuz.

Beijing mendesak semua pihak segera menghentikan operasi militer dan kembali ke meja perundingan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menegaskan bahwa penggunaan kekuatan hanya akan memperburuk situasi.

“Jika permusuhan terus meningkat dan situasi memburuk, seluruh kawasan akan jatuh ke dalam kekacauan,” ujarnya dilansir dari Reuters.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas tekanan Presiden Donald Trump terhadap Iran untuk membuka kembali jalur pelayaran penting tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur vital distribusi energi global.

China menilai konflik yang terus berlanjut berpotensi menciptakan lingkaran kekerasan tanpa akhir.

“Penggunaan kekuatan hanya akan mengarah pada siklus ganas,” kata Lin Jian, seraya menambahkan bahwa perang ini seharusnya tidak pernah terjadi.

Beijing juga menekankan pentingnya stabilitas kawasan demi menjaga keamanan global.

baca juga

Seruan ini menjadi bagian dari upaya diplomatik China untuk meredam ketegangan yang semakin meningkat.

Dengan situasi yang kian memanas, China memperingatkan bahwa kegagalan menghentikan konflik dapat membawa dampak luas, tidak hanya bagi Timur Tengah, tetapi juga bagi ekonomi dan keamanan dunia.

Sementara itu, Dunia kini menghadapi krisis energi yang disebut jauh lebih buruk dibandingkan dua guncangan minyak besar pada 1970-an dan dampak perang Ukraina.

Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA), Fatih Birol, memperingatkan kondisi ini sebagai ancaman serius bagi ekonomi global.

Berbicara di acara media di Canberra, Australia, Birol menegaskan bahwa krisis energi saat ini merupakan gabungan dari dua krisis minyak dan satu krisis gas sekaligus.

“Krisis ini sekarang adalah dua krisis minyak dan satu kehancuran gas yang terjadi bersamaan,” ujarnya dilansir dari Aljazeera.

Menurut Birol, konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran telah memicu gangguan besar pada pasokan energi global.

Penutupan efektif Selat Hormuz serta serangan terhadap fasilitas energi menjadi pemicu utama krisis.

IEA mencatat pasokan minyak dunia berkurang sekitar 11 juta barel per hari, lebih dari dua kali lipat kekurangan gabungan pada krisis 1973 dan 1979.

Sementara itu, pasokan gas alam cair (LNG) turun hingga 140 miliar meter kubik, jauh melampaui dampak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Tidak hanya itu, sedikitnya 40 fasilitas energi di sembilan negara dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat konflik.

“Ekonomi global menghadapi ancaman yang sangat besar hari ini, dan saya sangat berharap masalah ini segera diselesaikan,” kata Birol.

Birol juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa skala krisis ini belum sepenuhnya dipahami para pengambil keputusan dunia.

“Saya merasa kedalaman masalah ini belum benar-benar disadari,” ujarnya.

Sebagai langkah darurat, IEA sebelumnya mengumumkan rencana pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan strategis global.

Selain itu, organisasi tersebut mendorong kebijakan penghematan energi seperti kerja jarak jauh, berbagi kendaraan, hingga penurunan batas kecepatan di jalan tol.

Namun, Birol menegaskan solusi utama tetap pada pembukaan kembali jalur vital energi global.

“Solusi paling penting adalah membuka kembali Selat Hormuz,” katanya.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×