- LRT Jabodebek terintegrasi dengan KRL, MRT, Whoosh, dan Transjakarta sebagai solusi mobilitas Lebaran.
- LRT Jabodebek menawarkan akses mudah ke destinasi populer seperti TMII dan kawasan bisnis Kuningan selama liburan.
- Stasiun Dukuh Atas dan Harjamukti mencatat volume penumpang tinggi antara 21 hingga 23 Maret 2026.
Suara.com - LRT Jabodebek bisa menjadi solusi mobilitas masyarakat untuk menikmati libur Lebaran. Sebab, saat ini LRT telah terintegrasi langsung dengan berbagai moda transportasi utama seperti KRL Commuter Line, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, Transjakarta, hingga Terminal Kampung Rambutan.
LRT Jabodebek menjadi pilihan transportasi yang menghubungkan berbagai kawasan strategis secara efisien tanpa ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Selain itu, LRT Jabodebek juga memberikan kemudahan akses menuju beragam destinasi selama libur Lebaran, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta kawasan bisnis dan gaya hidup di Kuningan, Rasuna Said, dan Setiabudi.
Berbagai pusat perbelanjaan, area kuliner, dan ruang publik di sepanjang lintasan turut menjadi bagian dari ekosistem mobilitas yang dilayani LRT Jabodebek.
“Integrasi antarmoda dan kemudahan akses ke berbagai destinasi memungkinkan masyarakat bepergian dengan lebih efisien, nyaman, dan terhindar dari kemacetan,” kata Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Selama periode 21 hingga 23 Maret 2026, sejumlah stasiun mencatat volume pengguna yang signifikan, khususnya pada stasiun-stasiun yang memiliki konektivitas tinggi dan akses ke pusat aktivitas.
Di antaranya, Stasiun Dukuh Atas mencatat 30.086 pengguna naik dan 32.599 pengguna turun. Sementara itu, Stasiun Harjamukti mencatat 19.237 pengguna naik dan 19.330 pengguna turun.
“Data tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi yang terintegrasi dan mampu menjangkau berbagai titik tujuan masyarakat selama periode libur Lebaran,” jelasnya.
Radhitya berharap, dengan dukungan konektivitas yang luas serta kemudahan akses menuju berbagai pusat aktivitas dan destinasi wisata, LRT Jabodebek terus memperkuat perannya sebagai bagian dari ekosistem transportasi publik modern di wilayah Jabodebek.
“Komitmen ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.