Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 11:34 WIB
Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran
Selat Hormuz
baca 10 detik

Inggris menyiapkan sistem otonom dan kapal perusak untuk mengamankan Selat Hormuz dari ranjau.

Koalisi internasional dipimpin Inggris bertujuan membuka kembali jalur distribusi minyak mentah dunia.

Blokade Selat Hormuz menyebabkan lonjakan harga minyak global dan biaya pengiriman logistik laut.

Suara.com - Kekuatan militer Britania Raya kini tengah dipersiapkan untuk mengambil posisi sentral dalam sebuah aliansi internasional yang besar.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ketegangan yang mengancam jalur perdagangan laut di Selat Hormuz.

The Times melaporkan pada Selasa (24/3) bahwa London sedang mematangkan rencana operasi pemulihan stabilitas di kawasan tersebut.

Kementerian Pertahanan Inggris mempertimbangkan penggunaan kapal komersial sewaan atau aset angkatan laut sebagai platform peluncuran teknologi canggih.

Fungsi utama dari kapal tersebut adalah menjadi induk bagi sistem robotik tanpa awak yang bertugas mendeteksi ancaman bawah air.

Fokus utama misi ini adalah menetralisir keberadaan ranjau laut yang diduga kuat telah ditebar di titik-titik krusial.

Inggris tidak akan bergerak sendirian karena operasi ini dirancang sebagai upaya multinasional bersama Amerika Serikat dan Prancis.

Tujuan kolektif dari koalisi ini adalah menjamin keselamatan kapal-kapal komersial yang melintasi koridor air paling vital di dunia.

Para pejabat berwenang menyatakan bahwa proses normalisasi jalur pelayaran ini akan dieksekusi melalui beberapa tahapan yang sistematis.

baca juga

Tahap pertama akan sangat bergantung pada efektivitas sistem sensor otomatis yang diluncurkan langsung dari kapal induk pengangkut.

Memasuki fase kedua, intensitas pengamanan akan ditingkatkan dengan melibatkan armada tempur permukaan yang lebih masif dan mematikan.

Kapal perusak Tipe 45 milik Angkatan Laut Inggris diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam melindungi iring-iringan kapal tanker minyak.

Skenario lainnya adalah mengombinasikan kapal perusak tersebut dengan armada permukaan tanpa awak untuk menciptakan perimeter keamanan yang ketat.

Inovasi ini memungkinkan Inggris untuk melakukan operasi berisiko tinggi tanpa harus menempatkan personel manusia dalam bahaya langsung.

Langkah ini juga dipandang sebagai uji coba penting bagi konsep angkatan laut hibrida yang sedang dikembangkan oleh militer Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:22 WIB

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:18 WIB

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

Menjual Etika Ekraf: Mengapa Kita Salah Kaprah Memaknai Moral?

Menjual Etika Ekraf: Mengapa Kita Salah Kaprah Memaknai Moral?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

Amanda Lear Tuding Miley Cyrus Jiplak Lagu The Sphinx Dalam Album Terbaru

Amanda Lear Tuding Miley Cyrus Jiplak Lagu The Sphinx Dalam Album Terbaru

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 13:13 WIB

Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia Dorong Gencatan Senjata di Gaza

Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia Dorong Gencatan Senjata di Gaza

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:10 WIB

Cara Memilih Shade Cushion yang Cocok dengan Warna Kulit biar Gak Belang dan Abu-Abu

Cara Memilih Shade Cushion yang Cocok dengan Warna Kulit biar Gak Belang dan Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:10 WIB

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 13:05 WIB

×