Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:24 WIB
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
Jalan amblas di Kayu Mas Utara di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)
baca 10 detik
  • Akses Jalan Kayu Mas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, amblas selama seminggu, melumpuhkan total kendaraan roda empat.
  • Warga khawatir kecelakaan fatal terjadi karena struktur tanah keropos dan telah memasang pagar pembatas dari bambu.
  • Warga menduga drainase yang buruk menyebabkan terkikisnya tanah di bawah aspal, sementara perbaikan dari Pemkot belum terealisasi.

Suara.com - Sudah sepekan terakhir, aktivitas warga di kawasan Jalan Kayu Mas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, terganggu akibat amblasnya akses jalan utama.

Kondisi jalan yang kian memprihatinkan ini memicu kekhawatiran warga akan potensi kecelakaan fatal, sementara perbaikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur tak kunjung terlihat.

Pantauan di lokasi menunjukkan aspal yang pecah membentuk cekungan dalam, membuat akses tersebut lumpuh total bagi kendaraan roda empat.

Pengendara motor yang nekat melintas pun harus ekstra waspada, merayap perlahan di sisi jalan yang tersisa.

Kasiyah, warga RT 11/RW 03 Pulogadung, mengungkapkan keresahannya saat ditemui di lokasi pada Kamis (23/5). Ia berharap pemerintah segera turun tangan sebelum jatuh korban.

"Harapan saya semoga jalanan yang udah amblas ini segera diperbaiki, soalnya bahaya buat kita," kata Kasiyah.

Struktur Tanah Keropos, Mobil Terpaksa Putar Balik

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Di balik permukaan aspal yang retak, diduga terdapat rongga yang membuat struktur jalan sangat rapuh. Kondisi ini membuat warga sepakat menutup akses jalan bagi mobil demi keamanan bersama.

"Sudah parah, di bawahnya itu seperti bolong-bolong. Takutnya kalau dilewati malah tambah amblas," ujar Kasiyah menjelaskan kondisi di bawah permukaan jalan yang rusak.

baca juga

Akibatnya, mobilitas warga kini terhambat. Banyak kendaraan roda empat yang terpaksa gigit jari dan mencari rute alternatif yang lebih jauh.

"Mobil sudah tidak bisa lewat, jadi orang-orang pada putar balik. Aktivitas jadi terganggu," tambah Kasiyah.

Inisiatif Warga Pasang Pagar Bambu

Gerah dengan kondisi yang membahayakan namun belum ada tindakan nyata, warga berinisiatif memasang pagar pembatas seadanya dari bambu dan papan. Tanda peringatan dipasang agar tidak ada pengendara yang terperosok ke dalam lubang amblas.

"Sudah dipagari, supaya tidak ada yang lewat. Kalau dipaksakan, bahaya," tegas Kasiyah.

Meski warga telah melapor ke pihak Kelurahan Pulo Gadung dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sudah sempat melakukan pengecekan, hingga kini belum ada tanda-tanda alat berat atau material bangunan dikerahkan ke lokasi.

Drainase Buruk Diduga Jadi Pemicu

Senada dengan Kasiyah, Kasan (46), warga lainnya, menilai amblasnya jalan ini merupakan dampak dari kurangnya pemeliharaan rutin. Ia menduga aliran air yang tidak lancar di bawah jalan menjadi penyebab utama terkikisnya tanah.

"Kalau sering dicek mungkin bisa ketahuan lebih cepat, jadi tidak sampai amblas begini," kata Kasan.

Ia pun menyoroti sistem drainase di sekitar lokasi yang dianggap tidak optimal dalam menampung debit air saat cuaca ekstrem.

"Kalau hujan deras, airnya menggenang. Mungkin itu juga bikin bawahnya jadi rapuh," ucap Kasan.

Warga kini hanya bisa berharap Pemerintah Kota Jakarta Timur segera melakukan langkah konkret. Selain perbaikan darurat, warga menuntut adanya inspeksi rutin agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di titik-titik jalan yang memiliki risiko kerusakan tinggi akibat tergerus air hujan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas

Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:54 WIB

Rekaman 3 Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman 3 Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS

Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB

Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas

Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:59 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

×