AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

Galih Prasetyo

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:47 WIB
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
Dua pemimpin yang jadi pelopor serangan brutal kepada Iran, Donald Trump dan Benjamin Netanyhau tengah dihadapkan masalah pelik di dalam negeri. [White House]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menantikan respons Iran terhadap rencana pertemuan damai tingkat tinggi meskipun konflik sedang meningkat panas.
  • Israel sangat khawatir kesepakatan yang dicapai antara AS dan Iran tidak akan menguntungkan kepentingannya.
  • AS telah menyiapkan proposal berisi 15 poin untuk mengakhiri perang, sementara negara seperti Pakistan menjadi mediator.

Suara.com - Amerika Serikat masih menunggu respons Iran terkait rencana pertemuan damai tingkat tinggi di tengah konflik yang terus memanas.

Di saat bersamaan, Israel memantau dengan waspada, khawatir kesepakatan yang dicapai tidak sesuai kepentingannya.

Presiden AS Donald Trump disebut ingin segera mengakhiri perang.

“Kami berbicara dengan orang yang tepat, dan mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” ujarnya di Gedung Putih seperti dilansir dari Axios.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak Iran.

Teheran mengakui menerima pesan dan proposal dari Washington, tetapi menegaskan belum ada negosiasi resmi yang berlangsung.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan khawatir Trump akan menyepakati perjanjian yang terlalu lunak.

Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]
Pemerintah Iran menyatakan siap membuka akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal Jepang di tengah meningkatnya perang melawan AS dan Israel. [Istimewa]

Sumber Israel menyebut ada kekhawatiran bahwa kesepakatan itu akan membatasi kemampuan Israel untuk terus menyerang Iran.

AS bahkan telah menyiapkan proposal 15 poin untuk mengakhiri perang dan membagikannya ke Israel.

baca juga

Dalam dokumen itu, Iran disebut diminta menghentikan pengayaan uranium, membatasi rudal balistik, serta mengurangi dukungan terhadap kelompok proksi.

Utusan AS Steve Witkoff mengklaim Iran telah menyetujui beberapa poin penting, termasuk menyerahkan stok uranium yang diperkaya tinggi.

Namun hingga kini, belum ada bukti jelas atau konfirmasi dari pihak berwenang di Teheran.

Situasi semakin rumit karena kondisi internal Iran disebut tidak stabil.

Bahkan, laporan menyebut komunikasi di dalam pemerintahan terganggu, termasuk ketidakjelasan peran pemimpin tertinggi Mojtaba Khamenei dalam pengambilan keputusan.

Sejumlah negara seperti Pakistan, Turki, dan Mesir turut menjadi mediator.

Pakistan bahkan menyatakan siap dan terhormat menjadi tuan rumah perundingan jika kedua pihak setuju.

Di tengah upaya diplomasi, AS tetap menyiapkan opsi militer.

Ribuan pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 dilaporkan bersiap dikerahkan ke Timur Tengah sebagai langkah antisipasi eskalasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba

Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:21 WIB

Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:39 WIB

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB

Netanyahu Sentil Trump soal Iran, Hubungan AS-Israel Memanas

Netanyahu Sentil Trump soal Iran, Hubungan AS-Israel Memanas

Video | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB