Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 31 Maret 2026 | 09:34 WIB
Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran
Konflik Timur Tengah memicu kelangkaan helium global yang mengancam produksi chip dan menaikkan harga PS5. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah mengganggu pasokan helium yang menjadi bahan vital dalam produksi chip.

  • Harga konsol PS5 naik signifikan akibat lonjakan biaya komponen semikonduktor di pasar global.

  • Produksi elektronik dan otomotif terancam berhenti total jika krisis helium terus berlangsung lama.

Jika pabrik benar-benar berhenti beroperasi, maka rantai pasok global dipastikan akan mengalami kelumpuhan total.

Sektor transportasi yang kini sangat bergantung pada komponen digital akan merasakan dampak kenaikan harga signifikan.

Jerry Zhang dari perusahaan komponen VAT menegaskan bahwa pengetatan pasokan helium sudah mulai dirasakan.

Efek negatif ini sudah menjalar ke berbagai perusahaan manufaktur yang berbasis di wilayah Asia dan Eropa.

Distribusi barang yang terhambat menjadi faktor tambahan yang memperkeruh suasana perdagangan komponen dunia saat ini.

Serangan yang diluncurkan Iran pada pertengahan Maret lalu menjadi pemicu utama matinya ekspor gas Qatar.

Penutupan fasilitas ekspor tersebut secara otomatis memangkas ketersediaan helium di tingkat internasional secara drastis.

Kapasitas pengiriman luar negeri dari Qatar dilaporkan akan mengalami penurunan yang sangat signifikan ke depannya.

Dikutip dari The Guardian, perusahaan gas milik negara Qatar mengatakan beberapa waktu lalu bahwa penutupan tersebut akan memangkas ekspor helium sebesar 14 persen.

baca juga

Sony menjadi salah satu raksasa teknologi yang paling cepat bereaksi terhadap perubahan harga komponen tersebut.

Konsol PlayStation 5 secara resmi mengalami penyesuaian harga jual karena biaya chip memori yang membengkak.

Mulai awal April ini, para konsumen di Amerika Serikat harus merogoh kocek lebih dalam untuk memilikinya.

Varian standar kini dibanderol dengan angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga peluncuran sebelumnya.

Kenaikan ini merupakan konsekuensi logis dari mahalnya biaya pengadaan bahan baku yang terdampak krisis global.

Untuk versi digital, kenaikan harga juga diberlakukan guna menyeimbangkan neraca pengeluaran perusahaan yang terus meningkat.

Bahkan untuk varian tertinggi seperti PS5 Pro, harganya kini mencapai angka yang cukup fantastis bagi konsumen.

Perangkat pendukung lainnya seperti PlayStation Portal juga tidak luput dari penyesuaian harga jual di pasar.

Wilayah pasar di Eropa dan Jepang dipastikan akan mengikuti langkah kenaikan harga yang serupa dalam waktu dekat.

Perusahaan menyatakan langkah ini diambil setelah melakukan analisis mendalam terhadap tekanan biaya produksi dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robert De Niro Bakar Semangat Jutaan Warga AS di Jalan: Tidak Ada Raja Trump!

Robert De Niro Bakar Semangat Jutaan Warga AS di Jalan: Tidak Ada Raja Trump!

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:22 WIB

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:08 WIB

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:34 WIB

Terkini

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

×