Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 09:06 WIB
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta. (Dok. Satpol PP DKI)
  • Mahasiswa Universitas Trisakti membentangkan spanduk protes pelanggaran HAM terkait TNI di JPO Gatsu Benhil, Jakarta, pada Selasa malam.
  • Aksi tersebut dilakukan sebagai konten media sosial untuk menuntut Presiden Prabowo Subianto membentuk TGPF pengusutan kasus pelanggaran HAM.
  • Kasatpol PP DKI Jakarta mengonfirmasi massa segera membubarkan diri setelah membuat konten dan lokasi kini dipastikan sudah bersih.

Suara.com - Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan aksi sekelompok orang membentangkan spanduk bernada protes di sebuah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta.

Berdasarkan rekaman yang beredar, aksi tersebut dilakukan di JPO yang berlokasi dekat dengan Halte Transjakarta Gerbang Pemuda pada waktu malam hari.

Spanduk berukuran besar tersebut memuat pesan kritis yang sangat tajam terkait sejumlah dugaan kasus pelanggaran HAM masa lalu yang menyeret nama institusi TNI.

Narasi dalam spanduk tersebut secara eksplisit bertuliskan "TAUKAH KALIAN KALAU TNI KITA PEMBUNUH!" dengan rincian kasus mulai dari tragedi Marsinah, Trisakti, Semanggi I dan II, hingga yang terbaru Andrie Yunus.

Tak hanya itu, terdapat poin tuntutan yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta atau TGPF untuk mengusut tuntas kasus-kasus pelanggaran HAM, termasuk yang dialami Wakil Koordinator KontraS tersebut.

Aksi ini disinyalir merupakan bentuk kampanye kesadaran publik yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Trisakti, merujuk pada unggahan akun media sosial "Kepresma Usakti".

Video dokumentasi tersebut dikemas secara dramatis dengan tambahan tulisan overlay besar berwarna merah, yang mempertegas pesan protes di tengah arus lalu lintas ibu kota.

Menanggapi viralnya pemasangan spanduk di ruas jalan protokol, Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan memberikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi di lapangan.

Satriadi mengonfirmasi bahwa lokasi pengambilan gambar memang berada di ruas jalan protokol yang mengarah ke Semanggi pada Selasa (31/3/2026) malam.

"Itu titik lokasinya di JPO Gatsu Benhil, mengarah ke Semanggi," ujarnya saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (1/4/2026).

Menurut pantauan petugas di lapangan, massa aksi langsung membereskan perlengkapannya sesaat setelah proses pengambilan gambar konten selesai dilakukan.

"Semalam mereka cuma buat konten aja. Nggak sampai dipasang, selesai bikin konten langsung di take out," papar Satriadi.

Kehadiran petugas patroli di lokasi juga disebut membuat kelompok orang yang membentangkan spanduk segera membubarkan diri dari area jembatan penyeberangan.

"Tadi malam waktu petugas patroli, pas mau dilakukan peneguran, mereka juga sudah langsung bubar," tutur Satriadi lagi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di titik lokasi dipastikan sudah bersih dari atribut spanduk. "Tadi pagi, kami cek sudah tidak ada," pungkas Satriadi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional

Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:09 WIB

Gara-Gara Potongan Video, Kebijakan Bupati Sumba Jadi "Gorengan" Panas Medsos

Gara-Gara Potongan Video, Kebijakan Bupati Sumba Jadi "Gorengan" Panas Medsos

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 17:08 WIB

JPO Sarinah Selesai Direvitalisasi, Pemprov DKI Bidik Opsi Integrasi Langsung ke Pusat Perbelanjaan

JPO Sarinah Selesai Direvitalisasi, Pemprov DKI Bidik Opsi Integrasi Langsung ke Pusat Perbelanjaan

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:32 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB