Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB
Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang
Rudal Iran (times of Islamabad)
baca 10 detik
  • Menteri Luar Negeri Iran menuntut penghentian perang total dan menolak opsi gencatan senjata.

  • Komunikasi dengan Amerika Serikat ditegaskan hanya pertukaran pesan dan bukan merupakan negosiasi formal.

  • Iran menjamin Selat Hormuz tetap terbuka kecuali bagi negara yang menunjukkan sikap permusuhan.

Suara.com - Pemerintah Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan posisi diplomatik yang sangat keras terkait eskalasi perang saat ini.

Teheran secara eksplisit menolak opsi gencatan senjata sementara sebagai solusi penyelesaian ketegangan di kawasan tersebut.

Abbas Araghchi menekankan bahwa fokus utama negaranya adalah penghentian permusuhan secara menyeluruh dan permanen tanpa pengecualian.

Selain penghentian perang, pihak Iran menuntut adanya jaminan konkret agar tidak ada serangan serupa yang terjadi kembali.

Tuntutan tersebut juga mencakup kompensasi atas kerugian yang dialami selama periode konflik berlangsung hingga detik ini.

Klarifikasi mengenai hubungan diplomatik dengan Washington disampaikan langsung oleh Araghchi dalam sebuah wawancara eksklusif bersama media internasional.

Menlu Iran tersebut menegaskan bahwa interaksi yang terjadi selama ini bukanlah sebuah meja perundingan yang bersifat resmi.

Menurutnya, hubungan yang terjalin saat ini hanya sebatas jalur komunikasi untuk menyampaikan pesan antar kedua belah pihak.

Proses penyampaian pesan ini dilakukan secara langsung maupun melibatkan pihak ketiga sebagai perantara di wilayah regional.

baca juga

"Kontak dengan AS bukanlah negosiasi, melainkan pertukaran pesan, baik secara langsung maupun lewat perantara di kawasan," kata Araghchi.

Nama utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff, muncul dalam keterangannya sebagai pihak yang terus mengirimkan komunikasi kepada Teheran.

Namun Araghchi memperingatkan agar pengiriman pesan tersebut tidak disalahpahami sebagai dimulainya proses negosiasi formal antar negara.

Seluruh korespondensi yang masuk dikelola secara ketat melalui kementerian luar negeri dan unit keamanan terkait secara terbatas.

Dirinya memastikan tidak ada pembicaraan rahasia yang melibatkan oknum tertentu di luar otoritas resmi pemerintahan Iran.

Semua langkah diplomasi ini berjalan di bawah pengawasan ketat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sebagai pemegang mandat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:39 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×