Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB
Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!
Demo "No Kings" tuntut Donald Trump Mundur pada Minggu (29/3/2026) [X/Taylor Popielarz]
baca 10 detik
  • Harga bensin di Amerika Serikat naik 35 persen akibat dampak konflik bersenjata melawan Iran.

  • Warga Amerika mengeluhkan biaya hidup yang melonjak tajam hingga harus menggunakan uang tabungan pribadi.

  • Krisis energi global menyebabkan harga minyak dunia melampaui angka US$100 per barel saat ini.

Suara.com - Kondisi ekonomi di Amerika Serikat sedang berada dalam fase yang sangat menegangkan bagi warga sipil karena perang Timur Tengah.

Kenaikan harga BBM secara mendadak memicu gelombang kekecewaan di berbagai lapisan masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan terkini, tarif bensin di banyak wilayah terpantau merangkak naik hingga menyentuh angka 35 persen.

Lonjakan ini terjadi tepat setelah eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan pihak Iran.

Pada penghujung Maret, harga bahan bakar bahkan telah melewati ambang batas psikologis sebesar US$4 per galon.

Jeanne Williams yang kini berusia 83 tahun merasa sangat terpukul saat melihat angka di papan pom bensin.

"Itu mengerikan. Saya tidak marah, saya hanya bingung, kacau, dan tidak senang," katanya dikutip dari France24.

Keresahan Jeanne mencerminkan kondisi batin banyak lansia yang harus berhadapan dengan biaya operasional kendaraan yang mahal.

Pensiunan pegawai negeri tersebut menekankan bahwa masyarakat sipil tidak pernah mengharapkan adanya konflik bersenjata ini.

baca juga

Di kawasan Falls Church, para pengemudi harus merogoh kocek minimal 3,7 dolar AS per galon jika membayar tunai.

Biaya tersebut akan menjadi jauh lebih mahal apabila konsumen memilih melakukan transaksi melalui kartu debit atau kredit.

Beberapa titik pengisian bahan bakar yang lebih jauh bahkan sudah mematok harga hingga US$4,25 per galonnya.

Situasi ini memaksa warga seperti Jeanne yang sedang berjuang melawan kanker untuk mulai menyentuh simpanan tabungannya.

Dana pensiun yang sebelumnya dianggap mencukupi kini mulai habis tergerus oleh biaya kebutuhan pokok yang terus mendaki.

Meski inflasi sempat melandai dari titik 9,1 persen, namun harga komoditas tetap bertahan di level yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:10 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×