Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel

Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB
Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel
Garda Revolusi Iran klaim serang wilayah di Arab Saudi yang menjadi lokasi ratusan pilot AS. Komandan Majid Mousavi sebut 200 personel jadi target rudal dan drone. [Dok. Haberler]
  • Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran, Majid Mousavi, mengeklaim telah menyerang lokasi pilot dan kru udara AS di Arab Saudi.
  • Serangan yang menggunakan drone dan misil tersebut diklaim telah menghantam sebuah tim yang berisikan 200 personel militer Amerika Serikat.
  • Aksi ini merupakan bagian dari serangan balasan Iran terhadap AS dan Israel setelah tewasnya mantan pemimpin Ali Khamenei pada 28 Februari.

Suara.com - Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran, Majid Mousavi, baru saja mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait eskalasi terbaru dalam konflik di Timur Tengah.

Pihaknya mengeklaim telah sukses melancarkan serangan mematikan ke sebuah wilayah di Arab Saudi yang menjadi lokasi berkumpulnya para pilot dan awak pesawat tempur Militer Amerika Serikat (AS).

Serangan yang melibatkan duet rudal dan pesawat tak berawak tersebut disebut telah menghantam sebuah tim yang beranggotakan 200 personel, menambah panjang daftar kerugian di era Presiden Donald Trump.

Brigadir Jenderal Majid Mousavi membuat pernyataan resmi tersebut melalui akun media sosial pribadinya sebagai respons atas serangan balasan Iran terhadap AS.

"Hari ini kami melancarkan serangan di Arab Saudi yang menargetkan sebuah area di mana para pilot dan awak pesawat Amerika berada," kata Mousavi dalam pernyataannya dikutip dari Haberler, Rabu (1/4/2026).

Ia merinci bahwa operasi gabungan tersebut berhasil mencapai target yang telah ditentukan dengan tingkat akurasi yang tinggi.

"Dalam serangan yang kami lakukan dengan drone dan misil, kami menghantam sebuah tim yang beranggotakan 200 orang."

Musevi juga menyindir bahwa daftar kerugian yang harus ditanggung oleh pemerintahan Trump kini tidak hanya sebatas kerusakan alutsista, tetapi juga korban jiwa.

"Sekarang, daftar kerugian dan kerusakan Trump tidak hanya mencakup pesawat AWACS, tanker, dan depot bahan bakar, tetapi juga korban jiwa di kalangan personel penerbangan."

Konflik berskala besar ini sendiri meletus pada 28 Februari lalu ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer saat negosiasi antara Teheran dan Washington masih berlangsung.

Serangan dari AS dan Israel tersebut telah menewaskan mantan pemimpin Iran Ali Khamenei beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Iran kemudian membalas dengan serangan yang menargetkan Israel serta beberapa negara regional, terutama Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Kuwait, tempat pangkalan-pangkalan AS berada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:39 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026

Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 11:21 WIB

Terkini

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:06 WIB

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:55 WIB

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:53 WIB

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:49 WIB

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:31 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:22 WIB