Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

Muhammad Yasir

Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB
Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok
Penyiraman air keras di Bekasi. [Foto: Instagram]
baca 10 detik
  • Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap korban TW di Tambun Selatan.
  • Insiden penyerangan terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, mengakibatkan korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.
  • Polres Metro Bekasi akan menyampaikan detail kronologi serta identitas pelaku melalui konferensi pers resmi yang dijadwalkan besok.

Suara.com - Pelarian pelaku penyiraman air keras yang menimpa seorang warga di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berakhir di tangan polisi.

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi berhasil meringkus pelaku yang menyerang pria berinisial TW (54) itu hingga mengalami luka bakar serius.

Kabar penangkapan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni. Ia memastikan bahwa terduga pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Iya sudah ditangkap," singkat Sumarni saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Meski telah membenarkan kabar tersebut, Sumarni masih menutup rapat informasi mendalam mengenai jumlah dan identitas pelaku serta kronologi penangkapannya.

Ia menyatakan bahwa detail kasus yang sempat viral ini akan dibeberkan secara transparan dalam waktu dekat.

"Besok konferensi pers," katanya.

Terekam CCTV

Aksi brutal ini sebelumnya memicu kecaman publik setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian mengerikan tersebut tersebar luas di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @infobekasi.

baca juga

Dalam video tersebut, terlihat korban TW sedang berjalan kaki seorang diri di kawasan Perumahan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.

Kemudian, secara tiba-tiba, dua pria yang berboncengan sepeda motor melintas dan langsung menyiramkan cairan kimia ke arah tubuh korban.

Seketika, TW yang mengenakan baju cokelat tampak panik dan kelojotan menahan perih. Dalam kondisi darurat, ia berusaha mengusap bagian tubuhnya yang melepuh bahkan hingga melepas pakaian yang dikenakannya demi mengurangi efek bakar dari cairan tersebut.

"Pulang salat subuh, warga Tambun kelojotan disiram air keras. Alami luka bakar," tulis narasi dalam unggahan akun tersebut pada Selasa (31/3/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!

Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:06 WIB

Kesaksian Karyawan SPBE Cimuning: Sebelum Kebakaran, Gas Bocor Sejak Sore

Kesaksian Karyawan SPBE Cimuning: Sebelum Kebakaran, Gas Bocor Sejak Sore

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:13 WIB

Menjerit Kesakitan: Warga Tambun Disiram Air Keras Sepulang dari Masjid, Aksi Pelaku Terekam CCTV!

Menjerit Kesakitan: Warga Tambun Disiram Air Keras Sepulang dari Masjid, Aksi Pelaku Terekam CCTV!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:56 WIB

Terkini

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:20 WIB

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi

Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×