Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB
Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap
Donald Trump (Poltus)
baca 10 detik
  • FBI menangkap Andrew Emerald di Massachusetts karena mengancam akan membunuh Presiden Donald Trump.

  • Pelaku sempat melawan dengan senjata sebelum akhirnya menyerah setelah melalui proses negosiasi.

  • Emerald menghadapi delapan tuntutan hukum terkait pengiriman pesan ancaman di media sosial Facebook.

Setelah proses negosiasi yang alot akhirnya Andrew Emerald bersedia menyerahkan diri tanpa ada korban jiwa.

Ia keluar dari kediamannya dengan pengawalan ketat setelah situasi dinyatakan benar-benar aman bagi semua pihak.

Pihak FBI juga telah merilis bukti-bukti visual yang ditemukan di dalam rumah tinggal pria tersebut.

Sejumlah foto menunjukkan koleksi senjata tajam berupa pedang dan berbagai jenis pisau berukuran besar.

Barang-barang ini diduga kuat berkaitan dengan rencana serangan yang sempat ia tuliskan di internet.

Motif pelaku terungkap melalui serangkaian unggahan digital yang sangat provokatif dan penuh kebencian.

Dalam salah satu statusnya Emerald menyatakan niat untuk melakukan perjalanan menuju ibu kota Washington DC.

Ia secara spesifik menyebutkan penggunaan senjata tertentu untuk melancarkan aksi keji terhadap sang presiden.

"Saya berencana ke DC dengan membawa pedang saya dan membunuh Trump dan sebanyak mungkin teroris yang dia dukung," tulis Emerald.

baca juga

Tulisan tersebut menjadi bukti krusial bagi pihak kejaksaan untuk menjerat pelaku dengan pasal berlapis.

Jejak digital menunjukkan bahwa niat buruk Emerald sudah muncul sejak setahun yang lalu di media sosial.

Ia tampak sangat terobsesi untuk mengakhiri hidup Donald Trump dengan berbagai cara yang sangat ekstrem.

Pada sebuah unggahan tertanggal Mei 2025 ia menuliskan sebuah janji kematian bagi mantan presiden tersebut.

"Entah Trump mati dan dikubur pada 2026 atau saya akan memburu dia dan menguburnya," tulis Emerald pada Mei 2025.

Bahkan ia juga melontarkan kata-kata kasar terkait properti pribadi milik Donald Trump di Florida.

Pria ini sempat mengancam akan melakukan aksi pembakaran secara total terhadap kediaman mewah di Mar-a-Lago.

"Saya pastikan Anda di Mar-a-Lago saat membakarnya hingga rata dengan tanah," ujar dia.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa ini bukan kali pertama Andrew Emerald berurusan dengan pihak berwajib.

Ternyata ia pernah menjalani proses interogasi oleh pihak pengadilan pada tahun 2018 yang lalu.

Kala itu tuduhannya berkaitan dengan dugaan ancaman penembakan terhadap presiden yang sedang menjabat saat itu.

Catatan kepolisian menunjukkan Emerald baru saja mendapatkan dakwaan baru pada pertengahan Maret tahun 2026 ini.

Setidaknya ada delapan tuduhan serius yang kini dialamatkan kepada pria asal Massachusetts tersebut oleh pengadilan.

Dakwaan itu mencakup pengiriman komunikasi yang berisi ancaman antar negara bagian yang melanggar hukum federal.

Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi sambil menunggu proses persidangan selanjutnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa ancaman di media sosial memiliki konsekuensi hukum yang sangat berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:48 WIB

Kecanggihan USS George HW Bush, Kapal Induk Nuklir Diutus Donald Trump Guncang Iran

Kecanggihan USS George HW Bush, Kapal Induk Nuklir Diutus Donald Trump Guncang Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:29 WIB

Terkini

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

×