Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
Rudal Iran
baca 10 detik

 

  • IRGC menguasai penuh Selat Hormuz dan menolak membukanya karena tekanan politik Donald Trump.

  • Serangan rudal dan drone Iran menyebabkan kenaikan harga minyak dunia secara signifikan.

  • Pangkalan militer serta kapal induk Amerika Serikat dilaporkan mundur akibat gempuran Iran.

Angkatan bersenjata Iran masih berdiri tegap melawan agresi dan sudah meluncurkan gelombang ke-89 Operasi True Promise 4.

Dalam operasi besar ini, militer Iran mengerahkan berbagai teknologi mutakhir untuk melumpuhkan titik-titik pertahanan musuh secara presisi.

"(IRGC) menggunakan kombinasi rudal balistik dan jelajah Qadeer serta drone serang untuk menghancurkan target militer utama milik pasukan AS dan Israel," tulis laporan Tasnim.

Salah satu prestasi militer yang diklaim adalah penghancuran dua sistem peringatan dini milik AS yang berada di wilayah Uni Emirat Arab.

Sistem canggih tersebut hancur total setelah dihantam proyektil Iran yang memiliki tingkat akurasi sangat tinggi dalam mengenai sasaran.

Pihak IRGC juga secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas insiden yang menimpa kapal tanker Aqua 1 milik QatarEnergy.

Kapal tersebut menjadi sasaran karena diidentifikasi sebagai aset yang terafiliasi dengan rezim yang dianggap tidak sah oleh pihak Teheran.

Selain di laut, serangan juga menyasar markas intelijen tersembunyi milik militer Amerika Serikat yang berada di luar jangkauan Armada Kelima.

Lokasi strategis di Bahrain itu luluh lantak setelah dihujani oleh kawanan drone tempur dan rudal balistik jarak jauh.

baca juga

Efek ledakan di pangkalan tersebut dikabarkan membuat sejumlah petinggi militer laut AS harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data intelijen, pusat perbaikan helikopter jenis Chinook di pangkalan Al Udeiri juga tidak luput dari amukan senjata Iran.

Gudang penyimpanan persenjataan milik pasukan koalisi di lokasi yang sama dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat parah.

Bahkan, gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln terpaksa melakukan manuver mundur di kawasan Samudra Hindia bagian utara.

Citra dari satelit memperlihatkan armada raksasa Amerika tersebut menjauh dari posisi awalnya untuk menghindari jangkauan drone Iran.

Serangan udara ke pangkalan di Uni Emirat Arab pun dilaporkan telah merenggut nyawa puluhan personel militer dari pihak lawan.

Konflik bersenjata antara aliansi AS-Israel melawan Iran ini kini telah memasuki masa krusial pada minggu kelima pelaksanaannya.

Tragedi ini telah memakan korban jiwa dalam jumlah yang sangat besar, termasuk figur sentral yakni Ayatollah Ali Khamenei.

Awalnya, militer Iran hanya memfokuskan serangan pada instalasi perang milik Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.

Namun strategi berubah drastis setelah fasilitas energi milik Iran menjadi target penghancuran oleh pihak pasukan koalisi pimpinan Washington.

Kini Teheran membalas dengan menyerang balik pusat energi Israel dan negara-negara yang memberikan dukungan logistik bagi serangan ke wilayah Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Terkini

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

×