SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo

Bernadette Sariyem

Senin, 06 April 2026 | 10:36 WIB
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
Agus Harimurto Yudhoyono saat bertugas menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon tahun 2006. [Instagram/AHY]
baca 10 detik
  • Presiden ke-6 RI SBY memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur akibat serangan bom Israel di Lebanon.
  • SBY mendukung penuh desakan Presiden Prabowo agar PBB melakukan investigasi serius, jujur, dan adil atas insiden tersebut.
  • SBY menegaskan bahwa zona aman UNIFIL kini menjadi medan perang berbahaya sehingga menuntut keputusan tegas untuk keselamatan prajurit.

Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menyatakan duka cita mendalam atas gugurnya 3 prajurit TNI yang menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, akibat dibom Israel.

SBY hadir langsung memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah para pahlawan bangsa: Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon di Cengkareng.

Bagi SBY, kehilangan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan luka mendalam bagi keluarga besar TNI dan bangsa.

"Ketika saya ikut memberikan penghormatan kepada jenazah, hati saya ikut tergetar. Memang, seorang prajurit disumpah untuk siap mengorbankan jiwa dan raganya ketika tugas negara memanggil," kata SBY dikutip dari akun X pribadinya, Senin (6/4/2026).

Namun, kata dia, "Saya bisa merasakan duka yang mendalam dari keluarga mereka (istri, anak dan orang tua) yang hadir di Cengkareng. Saat saya ikut mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada mereka, saya tahu arti air mata yang jatuh di pipi mereka."

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) memberi penghormatan kepada jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/mrh/YU]
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) memberi penghormatan kepada jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/mrh/YU]

Teringat AHY Berada di Garis Depan

Melihat situasi Lebanon yang kian memanas, memori SBY kembali ke tahun 2006. Saat itu, ia merupakan inisiator utama pengiriman satu batalyon plus Indonesia ke Lebanon setelah pecahnya perang antara Israel dan Hizbullah.

SBY mengenang bagaimana ia mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan PBB untuk segera bertindak demi kemanusiaan.

Momentum tersebut sangat personal bagi SBY. Kontingen pertama, Garuda XXIII/A yang berangkat pada November 2006, menyertakan sosok-sosok yang kini menjadi figur penting di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

baca juga

"Kontingen Indonesia pertama, Garuda XXIII/A, tiga bulan kemudian (November 2006) sudah bisa berangkat ke Libanon. Untuk diketahui, 3 orang anggota kabinet Presiden Prabowo adalah bagian dari kontingen Indonesia tersebut, yaitu Kapten Kav Muhammad Iftitah Sulaiman, Lettu Inf Agus Harimurti Yudhoyono, dan Lettu Kav Ossy Dermawan." ungkap SBY.

Untuk diketahui, AHY kini menjadi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Muhammad Iftitah Sulaiman menjadi Menteri Transmigrasi. Sedangkan Ossy Dermawan menjabat Wakil Menteri ATR/BPN.

 Keputusan mengirimkan AHY dan para perwira muda lainnya saat itu, diambil SBY dengan penuh perhitungan risiko, namun didorong oleh kewajiban moral Indonesia di mata dunia.

SBY bahkan menceritakan bagaimana ia harus menelepon langsung Presiden Perancis Jacques Chirac, untuk mempercepat pengadaan kendaraan tempur VAB buatan Perancis agar pasukan Indonesia bisa bertugas dengan perlindungan yang memadai.

Potret Keluarga SBY Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono. (Instagram/agusyudhoyono)
Agus Harimurti Yudhoyono tampak mencium tangan ayahnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono saat berziarah ke makam Ani Yudhoyono. [Instagram/agusyudhoyono]

Kritik Keras Terhadap Situasi Lebanon Saat Ini

Sebagai tokoh yang pernah menjadi Kepala Pengamat Militer PBB di Bosnia (1995-1996), SBY memberikan analisis tajam terkait status pasukan UNIFIL saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL

SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL

News | Senin, 06 April 2026 | 09:49 WIB

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:45 WIB

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:35 WIB

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:25 WIB

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:09 WIB

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:15 WIB

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:09 WIB

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:36 WIB

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:27 WIB

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Muara Angke, Gudang dan Bengkel Kapal Hangus Rugi Rp1 Miliar!

Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Muara Angke, Gudang dan Bengkel Kapal Hangus Rugi Rp1 Miliar!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Nobar Berbuah Manis, Ribuan Warga Jateng Nikmati Gelar Juara Timnas Sambil Pesta Kuliner Gratis

Nobar Berbuah Manis, Ribuan Warga Jateng Nikmati Gelar Juara Timnas Sambil Pesta Kuliner Gratis

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:07 WIB

×