Iran Ancam Hancurkan Kilang Minyak Arab Jika AS dan Israel Terus Nekat Mengganggu Infrastruktur

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 08 April 2026 | 07:13 WIB
Iran Ancam Hancurkan Kilang Minyak Arab Jika AS dan Israel Terus Nekat Mengganggu Infrastruktur
Iran mengancam bakal melumpuhkan pasokan energi global jika Amerika Serikat terus menyerang infrastruktur domestik mereka.
baca 10 detik

Iran mengancam hancurkan kilang gas Arab untuk mengusir pengaruh militer Amerika Serikat.

Ketegangan meningkat akibat serangan terhadap jembatan dan fasilitas petrokimia milik negara Iran.

Teheran meluncurkan serangan balasan ke-99 menggunakan teknologi sistem rudal ganda terbaru IRGC.

Hingga memasuki bulan April 2026, agresi militer tersebut dilaporkan masih terus berlangsung tanpa adanya gencatan senjata.

Republik Islam menganggap tindakan tersebut sebagai upaya ilegal untuk melemahkan fondasi ekonomi dan logistik nasional mereka.

Penolakan Ultimatum Donald Trump

Situasi semakin memanas setelah Gedung Putih memberikan tuntutan sepihak kepada pemerintah pusat di Teheran.

Presiden Donald Trump mendesak agar jalur perdagangan Selat Hormuz segera dibuka kembali untuk semua kapal.

Namun, Iran tetap mengunci jalur perairan sempit tersebut bagi pihak-pihak yang dianggap mendukung aksi kekejaman militer.

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan tidak akan tunduk pada intimidasi atau ultimatum dalam bentuk apa pun.

Mereka menuntut penghentian total atas segala bentuk kekerasan bersenjata sebelum dialog diplomasi bisa kembali dibuka.

Inovasi Rudal Ganda Garda Revolusi

baca juga

Sebagai bentuk nyata perlawanan, angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan balasan dalam skala yang masif.

Operasi terbaru ini mencatatkan serangan ke-99 yang menyasar titik-titik paling sensitif milik intelijen Amerika Serikat.

Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC memamerkan kekuatan barunya dengan meluncurkan rudal dari sistem ganda.

Teknologi peluncuran serentak ini digunakan untuk pertama kalinya guna menembus sistem pertahanan udara lawan yang ketat.

Fokus serangan balasan ini meliputi pusat komando keamanan serta simpul ekonomi penting milik rezim Zionis saat ini.

Kelanjutan Operasi Militer Iran

Juru bicara militer menegaskan bahwa gelombang serangan ini bukan merupakan aksi terakhir dari pihak angkatan bersenjata.

Intensitas serangan diprediksi akan terus meningkat jika tuntutan perdamaian dari pihak Iran tidak segera dipenuhi.

Operasi penghancuran ini diklaim sangat efektif dalam memberikan efek jera terhadap pusat-pusat kriminalitas internasional di kawasan.

"Gelombang operasi yang efektif dan menghancurkan oleh Angkatan Bersenjata Iran terhadap infrastruktur militer, keamanan, dan ekonomi rezim Zionis di wilayah pendudukan, serta terhadap pusat-pusat yang terkait dengan Amerika Serikat yang kriminal di kawasan tersebut, akan terus berlanjut dengan intensitas dan volume yang lebih besar," ujar Zolfaqari.

Dunia kini menanti apakah diplomasi mampu meredam potensi perang terbuka yang bisa menghancurkan ekonomi global tersebut.

Iran tetap pada pendiriannya untuk membalas setiap peluru yang ditembakkan ke arah kedaulatan infrastruktur nasional mereka.

Eskalasi di lapangan menunjukkan bahwa kesiapan tempur personel militer Iran saat ini sedang berada pada level tertinggi.

Ketegangan di Selat Hormuz dipastikan akan terus berlanjut selama blokade energi dijadikan sebagai senjata utama diplomasi.

Hingga kini belum ada tanda-tanda penurunan aktivitas militer dari kedua belah pihak yang sedang berseteru hebat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:01 WIB

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan

News | Rabu, 08 April 2026 | 06:42 WIB

Terpopuler: Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Komdigi Cecar Google-Meta

Terpopuler: Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Komdigi Cecar Google-Meta

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×