Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan

Arief Apriadi

Rabu, 08 April 2026 | 07:39 WIB
Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance (instagram/teamjdvance)
baca 10 detik
  • AS melancarkan serangan besar-besaran ke pusat ekspor minyak Iran di Pulau Kharg, menargetkan fasilitas militer strategis.
  • Presiden Donald Trump mengeluarkan ancaman keras yang mengindikasikan potensi serangan ke area sipil, yang kemudian diklarifikasi oleh Wapres JD Vance.
  • Garda Revolusi Iran merespons dengan ancaman balasan yang menargetkan infrastruktur energi AS dan sekutunya di Timur Tengah.

Suara.com - Eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas usai serangan udara masif yang dilancarkan ke pusat vital ekspor minyak Iran, Pulau Kharg, pada Selasa (7/4) malam waktu setempat.

Namun, yang lebih mengejutkan adalah ancaman keras yang dilontarkan oleh Presiden Donald Trump melalui media sosial, yang secara tersirat mengindikasikan potensi serangan terhadap pemukiman sipil.

Ancaman tersebut memaksa Wakil Presiden JD Vance untuk segera turun tangan dan memberikan klarifikasi resmi guna meredam kepanikan global.

Pulau Kharg, yang mengendalikan sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran, menjadi sasaran utama dengan sekitar 50 serangan yang dilaporkan menghantam berbagai target militer strategis.

Seorang pejabat AS menyebutkan bahwa serangan itu secara spesifik menargetkan bunker militer, fasilitas penyimpanan, sistem pertahanan udara, dan instalasi penting lainnya di sisi utara pulau.

Tak lama setelah serangan dimulai, Presiden Trump menyampaikan sebuah peringatan yang sangat mengerikan melalui akun media sosialnya.

"Satu peradaban akan musnah malam ini, tidak akan pernah kembali," tulisnya, seraya mendesak Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz sebelum pukul 20.00 waktu AS.

Trump bahkan menyinggung kemungkinan adanya perubahan rezim total di Iran, menyebut bahwa "sesuatu yang revolusioner bisa terjadi."

Cuitan bernada ancaman terhadap "satu peradaban" inilah yang langsung memicu reaksi keras dan kekhawatiran akan adanya serangan yang menyasar area sipil.

baca juga

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden JD Vance langsung menggelar konferensi pers darurat untuk memberikan penjelasan.

Vance dengan tegas mengklarifikasi bahwa serangan yang terjadi di Pulau Kharg tidak menandai adanya perubahan strategi Washington secara fundamental.

“Ini adalah bagian dari rencana untuk menyerang target militer di Kharg Island. Tidak ada perubahan arah kebijakan,” ujarnya, seolah meralat pernyataan atasannya.

Di sisi lain, laporan dari media lokal Iran menyebutkan bahwa serangan udara tidak hanya terpusat di Pulau Kharg.

Jembatan, bandara, hingga fasilitas petrokimia di berbagai wilayah dilaporkan ikut menjadi sasaran, dengan sedikitnya dua korban jiwa dilaporkan tewas di kota Kashan.

Korps Garda Revolusi Iran pun merespons keras serangan tersebut dengan ancaman balasan yang tak kalah mengerikan.

Dalam pernyataan resminya, mereka mengancam akan menargetkan seluruh infrastruktur energi milik Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di kawasan Timur Tengah.

“Kami akan melakukan sesuatu yang membuat Amerika dan sekutunya kehilangan minyak dan gas di kawasan selama bertahun-tahun,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

(Kontributor: Adam Ali)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejabat Israel Akui Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Berada di Kota Ini

Pejabat Israel Akui Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Berada di Kota Ini

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:31 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Selama 2 Minggu

Trump Tunda Serangan ke Iran Selama 2 Minggu

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:20 WIB

Iran Ancam Hancurkan Kilang Minyak Arab Jika AS dan Israel Terus Nekat Mengganggu Infrastruktur

Iran Ancam Hancurkan Kilang Minyak Arab Jika AS dan Israel Terus Nekat Mengganggu Infrastruktur

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:13 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:01 WIB

Terpopuler: Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Komdigi Cecar Google-Meta

Terpopuler: Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Komdigi Cecar Google-Meta

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

×