Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 12:40 WIB
Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila
Harga Minyak Dunia (Pexels)
baca 10 detik
  • Harga BBM Jerman mencetak rekor tertinggi akibat konflik geopolitik yang memicu krisis energi global.

  • Kasus pencurian bahan bakar di Jerman meningkat tiga kali lipat dengan kerugian miliaran rupiah.

  • Kebijakan pembatasan perubahan harga harian belum efektif menurunkan beban biaya bahan bakar masyarakat Jerman.

Suara.com - Kondisi keamanan di wilayah Jerman kini berada dalam tekanan serius akibat maraknya aksi kriminalitas baru.

Para penegak hukum setempat melaporkan adanya lonjakan signifikan pada kasus pencurian bahan bakar di berbagai daerah.

Situasi ini muncul berbarengan dengan melambungnya harga komoditas energi yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah.

Dikutip dari Sputnik, media lokal pada Rabu (8/4) menyebutkan bahwa tren negatif ini mulai meresahkan masyarakat dan pemilik usaha.

Banyak pihak mengaitkan fenomena ini langsung dengan beban biaya hidup yang semakin mencekik di sektor transportasi.

Berdasarkan data terbaru dari klub otomotif ADAC, harga solar di negara tersebut telah menyentuh angka fantastis.

Rata-rata nasional untuk satu liter solar kini berada di angka 2,44 euro atau setara Rp48 ribu.

Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah yang pernah tercatat secara resmi di wilayah Jerman.

Tidak hanya solar, jenis bahan bakar bensin Super E10 juga mengalami kenaikan harga yang sangat tajam.

baca juga

Harga bensin tersebut kini bertengger di angka 2,19 euro atau sekitar Rp43 ribu per liter tahun ini.

Laporan dari Kantor Berita DPA menyoroti titik panas terjadinya tindak pidana pencurian bahan bakar tersebut.

Negara bagian Saxony-Anhalt di wilayah timur menjadi area dengan tingkat laporan kehilangan BBM paling tinggi.

Kantor Polisi Kriminal Saxony-Anhalt mencatat adanya 95 kasus kejahatan terkait energi yang terjadi sepanjang bulan Maret.

Angka ini menunjukkan lonjakan tiga kali lipat jika dibandingkan dengan total 30 kasus pada Februari.

Polisi terus melakukan pemantauan ketat di area-area yang dianggap rawan menjadi sasaran para pelaku pencurian.

Dampak ekonomi dari aksi ilegal ini ternyata memberikan kerugian yang sangat besar bagi para korban.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa total kerugian pada bulan Maret saja telah mencapai angka 189.000 euro.

Nilai kerugian yang setara dengan Rp3,75 miliar itu meningkat drastis dari kerugian bulan Februari sebesar 65.000 euro.

Masyarakat mulai khawatir karena selisih angka kerugian tersebut menunjukkan intensitas pencurian yang semakin masif setiap harinya.

Kenaikan jumlah kasus ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera melakukan langkah preventif di lapangan.

Surat kabar Bild melaporkan bahwa momen libur Paskah justru dimanfaatkan oleh para pelaku untuk beraksi.

Di negara bagian Baden-Wuerttemberg, pencuri berhasil menggasak sekitar 6.000 liter solar dari dua tempat berbeda.

Lokasi konstruksi di Pforzheim kehilangan 4.000 liter, sementara 2.000 liter lainnya dicuri dari lokasi di Calw.

Sejak memasuki bulan Maret, kepolisian wilayah Pforzheim telah memproses sedikitnya 29 laporan pengurasan tangki bahan bakar.

Selain lokasi proyek, terdapat 20 kasus pencurian lainnya yang menyasar fasilitas stasiun pengisian bahan bakar umum.

Meskipun otoritas berwenang sudah mencoba melakukan intervensi, harga bahan bakar di Jerman masih tetap merangkak naik.

Pemerintah sebenarnya telah menerapkan aturan baru bagi pemilik pom bensin dalam menentukan harga jual harian.

"Aturan baru yang memungkinkan pom bensin mengubah harga hanya sekali per hari dinilai belum mampu mengurangi beban finansial bagi para pengemudi."

Kebijakan tersebut diharapkan bisa menstabilkan pasar, namun kenyataannya tekanan ekonomi di masyarakat belum berkurang secara nyata.

Para pemilik kendaraan kini harus berhadapan dengan dilema antara biaya operasional tinggi dan ancaman kriminalitas.

Pihak keamanan kini menyarankan agar setiap lokasi konstruksi meningkatkan sistem proteksi pada tangki penyimpanan solar mereka.

Penggunaan kamera pengawas dan penjagaan tambahan menjadi opsi utama untuk menekan ruang gerak para pelaku kejahatan.

Para kontraktor mengeluhkan bahwa pencurian ini mengganggu jadwal pengerjaan proyek karena ketiadaan stok energi untuk alat berat.

Dikhawatirkan jika harga BBM terus melonjak, angka kriminalitas serupa akan menyebar ke wilayah Jerman lainnya.

Hingga saat ini, proses investigasi terhadap jaringan pencuri bahan bakar lintas wilayah masih terus dilakukan polisi.

Masyarakat Jerman berharap agar ketegangan di Timur Tengah segera mereda demi stabilitas harga energi global ke depan.

Kenaikan harga yang tidak terkendali ini dianggap sebagai pemicu utama rusaknya tatanan keamanan sosial di level bawah.

Pemerintah didesak untuk memberikan subsidi atau solusi konkret lain agar harga energi kembali dalam jangkauan publik.

Tanpa langkah nyata, tren pencurian bahan bakar ini diprediksi akan terus menghantui sektor industri dan transportasi.

Ketegangan antara pemenuhan kebutuhan energi dan stabilitas ekonomi kini menjadi tantangan besar bagi pemerintah federal Jerman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:23 WIB

Sailun Group Luncurkan Ban Terbaru di GIICOMVEC 2026 demi Efisiensi Logistik

Sailun Group Luncurkan Ban Terbaru di GIICOMVEC 2026 demi Efisiensi Logistik

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 16:55 WIB

Changan Perkenalkan Teknologi BlueCore HEV Solusi Berkendara Irit Tanpa Repot Isi Daya

Changan Perkenalkan Teknologi BlueCore HEV Solusi Berkendara Irit Tanpa Repot Isi Daya

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:13 WIB

Terkini

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah

Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes

Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka

Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi

Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:39 WIB

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×