Gebrakan Prabowo: 'Sulap' Sawit Hingga Jelantah Jadi Avtur Pesawat, Siapkan Investasi Besar-besaran!

Muhammad Yasir, Novian Ardiansyah

Kamis, 09 April 2026 | 13:48 WIB
Gebrakan Prabowo: 'Sulap' Sawit Hingga Jelantah Jadi Avtur Pesawat, Siapkan Investasi Besar-besaran!
Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Bakom RI)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mencanangkan transisi energi dari bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan di Indonesia.
  • Pemerintah akan membangun pusat pengolahan bahan bakar nabati dari kelapa sawit dan limbah minyak goreng secara masif.
  • Indonesia mendorong elektrifikasi kendaraan dan meningkatkan target tingkat komponen dalam negeri industri bus listrik hingga 80 persen.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia kini tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam revolusi energi. Dalam visinya, Indonesia harus mulai berani meninggalkan ketergantungan pada energi fosil dan beralih sepenuhnya ke energi baru terbarukan (EBT).

Meski demikian, Prabowo menyebut penggunaan energi fosil tidak akan hilang total dalam semalam, melainkan akan dibatasi hanya untuk kebutuhan yang sangat spesifik.

"Memang negara butuh, kita harus tinggalkan energi karbon dari fosil. Kita gunakan hanya untuk yang strategis," tegas Prabowo saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Prabowo lalu memaparkan strategi transisi energi Indonesia yang mulai menyentuh sektor penerbangan. Salah satunya adalah pengembangan avtur atau bahan bakar pesawat berbasis kelapa sawit hingga pemanfaatan limbah minyak goreng (jelantah).

"Sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit, ya. Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah, dari sisanya minyak goreng, kita bisa olah menjadi avtur," jelas Prabowo.

Tak main-main, pemerintah bahkan menurutnya berencana melakukan investasi besar-besaran untuk membangun pusat-pusat pengolahan atau refinery guna mendukung produksi bahan bakar bersih ini.

"Dan beberapa saat lagi kita akan buka pusat-pusat pengolahan, refinery-refinery untuk ini. Kita akan investasi besar-besaran di bidang itu," tambahnya.

Elektrifikasi: Mengurangi Beban BBM

Selain bahan bakar nabati, elektrifikasi menjadi pilar utama dalam misi Prabowo. Melalui penggunaan kendaraan listrik, pemerintah berharap konsumsi BBM berbasis karbon dapat ditekan secara drastis.

baca juga

"Menuju energi yang bersih, energi terbarukan. Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, elektrifikasi, memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon," ungkap Prabowo.

Ia pun memberikan apresiasi atas inisiatif PT VKTR (Vektor) yang mulai memproduksi bus dan truk listrik secara massal. Bagi Prabowo, hadirnya industri ini adalah jawaban yang dinanti-nanti Indonesia.

"Jadi inisiatif yang dilaksanakan oleh Vektor ini, Vektor Industri, adalah bersejarah, adalah suatu tonggak yang membanggakan, ya. Ibarat kita dulu diajarkan apa ya itu istilahnya ya, pepatah gitu ya, 'Ibarat pucuk dicinta ulam pun tiba'," katanya.

Tak hanya itu, Prabowo juga mengaku sangat puas dengan kapasitas produksi pabrik tersebut yang dilaporkan mampu menghasilkan hingga 10.000 unit bus listrik. Angka ini dinilai sebagai bukti nyata kemandirian industri manufaktur tanah air.

Namun, ia mengingatkan agar konten lokal atau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terus dipacu. Saat ini, komponen lokal sudah menyentuh angka 40 persen, dan Prabowo mematok target ambisius hingga 80 persen dalam beberapa tahun ke depan.

"Dalam waktu sebentar lagi, mungkin dua tahun lagi, akan menuju 60 persen. Dua tahun setelah itu akan menuju 80 persen. Ini sesuatu yang sangat membanggakan. Jadi sudah ada industri bus, industri truk," pungkas Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:37 WIB

Saiful Mujani Dipolisikan! Dituding Hasut Makar Usai Serukan Narasi Jatuhkan Prabowo

Saiful Mujani Dipolisikan! Dituding Hasut Makar Usai Serukan Narasi Jatuhkan Prabowo

News | Kamis, 09 April 2026 | 13:30 WIB

April 2026, Prabowo Targetkan Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 PSEL

April 2026, Prabowo Targetkan Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 PSEL

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×