Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 09 April 2026 | 19:09 WIB
Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aplikasi JAKI di Jakarta tetap stabil meski terdapat kasus manipulasi laporan.
  • Kurangnya supervisi pejabat kelurahan terhadap petugas lapangan memicu tindakan manipulasi laporan yang merusak integritas layanan birokrasi pemerintah daerah.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencopot oknum pejabat terkait dan memberikan peringatan keras untuk mencegah terulangnya praktik manipulasi serupa.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan aduan melalui aplikasi JAKI tetap terjaga pasca skandal foto manipulasi AI di Kalisari, Jakarta Timur.

Pramono menegaskan bahwa grafik aduan dari penduduk Jakarta tidak menunjukkan adanya penurunan yang signifikan meskipun diterpa skandal.

"Laporan warga ke JAKI tidak turun, karena JAKI itu kami pantau setiap hari," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Namun, temuan manipulasi laporan di wilayah Kalisari membuka fakta bahwa hal itu merupakan pola lama yang dilakukan oleh oknum serupa.

Kurangnya supervisi dari pejabat tingkat kelurahan dituding menjadi penyebab utama para petugas lapangan bisa bertindak di luar aturan.

"Artinya kontrol yang tidak baik, baik itu dari lurah yang bertanggung jawab, kasi pemerintahan, kasi ekonomi dan pembangunan, menyerahkan sepenuhnya kepada PPSU," jelas Pramono.

Sebagai langkah nyata dalam menjaga integritas pelayanan, Pemprov DKI Jakarta telah mencopot sejumlah pejabat yang dinilai paling bertanggung jawab.

Pramono menekankan bahwa kredibilitas aplikasi JAKI sangat krusial karena merupakan representasi dan wajah dari pengelolaan birokrasi di Jakarta.

"Ini adalah wajah Jakarta, ini adalah kepercayaan tentang Jakarta. Kami mengambil tindakan tegas dan untuk itu tidak boleh terulang kembali," tambahnya.

baca juga

Otoritas ibu kota juga berencana mengumpulkan seluruh elemen petugas lapangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh pada pekan mendatang.

Peringatan keras akan diberikan agar tidak ada lagi oknum yang berani merusak sistem kepercayaan yang sudah dibangun antara pemerintah dan masyarakat.

"Saya akan menyampaikan dan memberikan memperingatkan kepada siapa pun yang akan melakukan itu, sekali lagi, kami tidak akan memberikan maaf jadi langsung kami berhentikan," tegasnya.

Pramono mengakhiri keterangannya dengan ultimatum bahwa tindakan tegas tanpa ampun berlaku bagi seluruh wilayah tanpa terkecuali.

Termasuk temuan terbaru tentang dugaan manipulasi timestamp foto untuk laporan penindakan aduan di JAKI, yang diviralkan di media sosial dan diduga melibatkan oknum dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.

"Pokoknya semua yang melakukan itu, mau di Jakarta Selatan maupun di Kalisari, di mana saja, kami akan mengambil tindakan tegas. Tidak ada kompromi untuk itu," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:38 WIB

Sosok Lurah Kalisari yang Dinonaktifkan Gegara Foto AI, Kantongi Gaji Fantastis Tiap Bulan

Sosok Lurah Kalisari yang Dinonaktifkan Gegara Foto AI, Kantongi Gaji Fantastis Tiap Bulan

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 12:33 WIB

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:44 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Pramono Desak Polisi Usut Begal Sadis Petugas Damkar di Gambir: Tak Boleh Ada Main Hakim Sendiri!

Pramono Desak Polisi Usut Begal Sadis Petugas Damkar di Gambir: Tak Boleh Ada Main Hakim Sendiri!

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:54 WIB

Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI

Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:44 WIB

Aturan WFH ASN Jakarta: Kamera Wajib Nyala, Dilarang Keluar Rumah

Aturan WFH ASN Jakarta: Kamera Wajib Nyala, Dilarang Keluar Rumah

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×