Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2026 | 11:58 WIB
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
Angkatan Laut Iran mengeluarkan peringatan keras bagi semua kapal di perairan Teluk. Kapal yang melintas tanpa izin terancam akan ditargetkan dan dihancurkan.
baca 10 detik
  • Presiden Trump memberlakukan blokade laut total terhadap Iran karena kegagalan negosiasi nuklir.

  • Militer Amerika Serikat dalam status siaga tempur untuk mengamankan navigasi di Selat Hormuz.

  • Langkah blokade ini berisiko menaikkan harga minyak dan memicu ketidakpastian politik domestik AS.

Suara.com - Kegagalan diplomasi di Islamabad memaksa Presiden Donald Trump mengambil langkah ekstrem dengan mengunci akses maritim Iran secara total.

Blokade ini menjadi jawaban keras Washington atas penolakan Teheran untuk menghentikan program pengembangan senjata nuklir mereka.

Dikutip dari BBC, langkah sepihak ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan di Timur Tengah sekaligus menguji nyali sekutu serta lawan Amerika.

Kondisi geopolitik di Iran saat ini masih dianggap sebagai persoalan yang belum tuntas oleh sebagian besar warga Amerika Serikat. (Gemini AI)
Kondisi geopolitik di Iran saat ini masih dianggap sebagai persoalan yang belum tuntas oleh sebagian besar warga Amerika Serikat. (Gemini AI)

Presiden Trump memilih jalur konfrontasi ekonomi setelah perundingan maraton selama 20 jam tidak membuahkan kesepakatan yang diinginkan.

AS kini menempatkan armada militernya dalam posisi siaga tertinggi untuk memastikan tidak ada celah bagi pendapatan ilegal Iran.

Melalui platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa jalur laut internasional tidak akan memberikan ruang bagi pelanggar aturan.

"Tidak seorang pun yang membayar pungutan ilegal akan mendapat jalur aman di laut lepas," katanya.

Pernyataan ini merujuk pada praktik pungutan yang dilakukan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi wilayah perairan tersebut.

Selain blokade, militer Amerika Serikat diperintahkan untuk terus melakukan operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz secara intensif.

baca juga

Trump memastikan bahwa kapal-kapal sekutu harus mendapatkan jaminan keamanan penuh saat mendistribusikan komoditas energi global.

Kesiapan Militer dan Kegagalan Diplomasi Islamabad

Kesiapan tempur menjadi prioritas utama Gedung Putih jika Teheran mencoba melakukan provokasi militer di wilayah perairan.

Militer AS, tambahnya, berada dalam posisi "siap tempur" dan siap melanjutkan serangan terhadap Iran pada "waktu yang tepat".

Trump mengklaim ada kemajuan dalam negosiasi di Pakistan, namun isu nuklir tetap menjadi batu sandungan yang paling besar.

Iran dianggap tetap bersikeras mempertahankan ambisi nuklirnya meski tekanan ekonomi dan militer dari pihak Barat terus meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz

Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:58 WIB

Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:46 WIB

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:26 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×